Dampak Oli Mesin Jika Mobil Terparkir Lama, Oli Perlu Diganti Tidak ???  

1
Foto : Mitsubishi Motors

             Otospeed.id Speedlovers wajib tahu nih kapan dan pentingnya oli mesin buat mobil kita, apalagi jika mobil tersebut lama tidak dipakai akan ada masalah pada mesin untuk itu wajib kita lakukan pengecheckkan lebih awal sebelum dipakai.

Mobil yang terawat tentu akan nyaman serta aman, nah kali ini ada tips dari Mitsubishi Motors bagaiman cara merawat dan mengetahui kondisi oli mesin selama mobil kita jarang dipakai karena kondisi PSBB. “Jika mobil terlanjur hanya parkir lama dan jarang dinyalakan, sebaiknya mengganti oli mesin terlebih dahulu. Masalah ini sebenarnya bisa dicegah dengan rutin memanaskan mobil 3 hari sekali, tujuannya untuk menjaga sirkulasi oli di dalam mesin,” ungkap Boediarto selaku Head of Technical Service & CS Support Department Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Hal yang akan terjadi jika mobil lama terparkir mengakibatkan terjadinya pengendapan oli mesin di bagian bak penampang oli atau carter, lebih parahnya lagi mobil tidak pernah dinyalakan sama sekali, waduh kalau ini jangan sampai dilakukan ya speedlovers.

Speedlovers harus tahu fungsi oli mesin itu sebagai pelumas, dan jika terlalu lama tidak bekerja maka akan terjadi pengendapan dan menjadi lumpur oli “sludge”. Nah cara mudah untuk mengecheck kondisi oli cukup memakai dipstick oli. Fungsi dipstick adalah untuk memastikan apakah jumlah dan juga kekentalan oli masih dalam kondisi normal atau tidak. “Sepanjang volume oli mesin antara maksimum minimum berarti aman dan tidak perlu dilakukan apa-apa. Tapi yang perlu diperhatikan, pengecekan harus dilakukan  di tempat yang rata, karena kalau garasinya miring maka tidak akurat. Kemiringan tertentu itu memengaruhi level oli mesin yang akan dicek,”jelasnya.

Jika posisi ketinggian volume oli mesin berada di bawah titik minimum disarankan untuk penambahan oli, eitss jangan lupa olinya harus sama lho ya. “Kalau terlalu penuh dan mobilnya dipakai jalan, tekanan di dalam crankcase (area di kolong piston sampai oil pan) jadi terlalu besar. Dikhawatirkan seal oli malah bocor. Jangan berpikir kalau lebih itu akan membuat mesin lebih awet karena olinya lebih banyak dari maksimum. Justru sebaliknya, seal nya bisa bocor dan lain-lain,” tambah Boediarto.

Sebagai catatan lho speedlovers walaupun kondisi oli masih normal alangkah baiknya dilakukan penggantian oli mesin, karena penggantian pelumas mesin tidak hanya berdasarkan jarak pemakaian tetapi juga penggunaan yakni 6 bulan sekali wajib diganti. |Iswan