MotoGP 2019 : Mampu Mendulang Poin Di Debut Pertama Dengan Motor Rusak, Sudah Cukup Bagi Iannone

78
foto : motorsport.com

Otospeed.id – Pada debut pertamanya bersama Aprillia, Andrea Iannone mengakui bahwa dia tidak menginginkan untuk menyelesaikan balapan 14 detik di belakang pemenang lomba dalam balapan pertamanya untuk Aprilia.

“Kami memiliki ide yang sangat jelas untuk memperbaiki situasi, Saya pikir ini adalah awal yang sangat baik bagi kami,”beber Iannone.

Pada balapan pertamanya di Qatar, dia harus bermasalah dengan winglet yang terlepas yang mempengaruhi laju motor Aprilia nya sehingga tidak bisa mengeluarkan performa terbaik.

Pembalap asal Italia ini mengalami tabrakan dengan Franco Morbidelli di seri pertama Qatar kemarin yang mematahkan satu sisi fairing aerodinamisnya. Dengan motor yang tidak stabil sangat sulit baginya untuk melaju ke depan.

Sempat bersaing ketat memperebutkan posisi 13 dengan Jorge Lorenzo yang juga melakukan debut balapan untuk Repsol Honda, tapi dengan kondisi motor yang sudah rusak sulit baginya untuk mengalahkan Lorenzo.

“Untuk balapan pertama kami, itu hasil yang sangat bagus. Terutama karena tikungan pertama, saya kehilangan sayap yang disebabkan kontak dengan Morbidelli,”beber Iannone.

Tapi bagaimanapun Iannone mengapresiasi kerja tim selama akhir pekan, tim telah meningkat selangkah demi selangkah dan banyak orang hebat di tim ini.

“Saya memiliki perasaan yang baik dengan motor ini, start dari posisi 19 dan bisa finish lebih baik dan mampu mendapat 2 poin rasanya sudah cukup puas. Saya mengendarai motor tanpa satu sisi sayap, sehingga sepeda tidak memiliki keseimbangan yang baik, Itu hal yang aneh,”tutupnya.OS1