Otospeed.id – Arab Saudi. Marathon stage Dakar Rally 2026 kembali jadi mimpi buruk bagi para pembalap Monster Energy Honda HRC. Setelah bermalam tanpa asistensi tim di tengah gurun, para rider langsung dihajar special stage 371 km yang penuh pasir, bebatuan, dan jalur stony — benar-benar jadi ujian durability dan manajemen ban.
Tosha Schareina jadi salah satu yang paling merasakan drama. Ban belakangnya rusak sejak hari sebelumnya, dan karena aturan marathon, ia harus memperbaiki sendiri pakai klem plastik dan metal. Start sebagai pembuka jalur, ia sempat finish lima besar dan dapat bonus time, tapi penalti pasca stage membuatnya turun ke posisi ketujuh hari itu dan kini duduk di P4 overall, terpaut hampir 12 menit dari Sanders.

Ricky Brabec yang kemarin sempat memimpin, menargetkan bonus time dan berupaya mengejar Schareina. Meski sempat nyasar sedikit di area berbatu, ia masih mampu finish kelima dan mengumpulkan bonus dua menit. Namun reshuffle klasemen membuatnya turun ke P2 overall, hanya beda dua menit dari Sanders.
Skyler Howes dan Adrien Van Beveren juga tak luput dari masalah. Howes harus irit ban sepanjang stage dan kehilangan lebih dari 22 menit, sementara Van Beveren sempat berhenti karena kawat nyangkut di roda, membuatnya kehilangan lebih dari 30 menit dan kini makin jauh dari podium.
Besok para rider akan menghadapi stage terpanjang Dakar tahun ini menuju Riyadh: 589 km liaison + 331 km special yang didominasi dunes. Stage ini diprediksi menguntungkan para sand specialist dan bisa kembali mengubah klasemen di tengah rally. |OS




