Otospeed.id – Goiânia , Brazil, Speed lovers MotoGP, putaran ke-2 ajang balap bergengsi MotoGP, kini singgah di sirkuit Autódromo Internacional de Goiânia – Ayrton Senna, Brazil (20-22/3). Untuk sementara pebalap asal Spanyol Pedro Acosta , dari tim pabrikan KTM masih memimpin klasemen awal.
Di putaran ke-2 ini, Johann Zarco tim LCR – Castrol Honda masih memimpin di Latihan resmi, dengan catatan 1:21,257 detik pada kecepatan maksimal 336,4 km/jam. Cukup beralasankarena di hari Jumat daerah Goiania diguyur hujan dan sempat membuat aspal sirkuit basah. Pebalap asal Prancis itu menyelesaikan Sesi Latihan dengan selisih lebih dari 0,1 detik di depan Marc Marquez tim Lenovo Ducati . Padahal Johann di FP1 (Latihan bebas pertama) dengan catatan standart pada 1:58,057 detik menempati tempat ke-15 latihan bebas. “Saya jauh lebih percaya diri saat kondisi paling kering, saya mampu mencatatkan waktu 1 menit 21 detik.Tetapi begitu hujan turun sedikit lagi di tikungan pertama, saya merasa takut hingga saya masuk pit. Namun malah tercepat didepan Marc beda tipis “ kata Johann Zarco.
Pebalap baru Yamaha Prima Pramac, Toprak Razgatlıoğlu , secara mengejutkan tampil sangat cepat data Yamaha YZR –M1 V4 di kualifikasi . Juara Superbike berkali-kali itu mengasapi beberapa pembalap papan atas seperti Pecco Bagnaa,Fabio Quartararo, Diogo Moreira. Toprak sensasional berada di urutan ke-3 dbelakang Marc Marquez. El Turco tersebut terpaut 1,6 detik dari waktu terbaik Pedro Acosta, meskipun cengkeraman ban menurutnya tidak sempurna, namun Razgatlioglu melakukan semuanya dengan benar dan langsung memacu motornya dengan sangat cepat karena tahu kondisi tidak akan membaik karena trek basah.

Saat para pesaingnya lengah, pembalap Pramac itu berhasil mencatatkan waktu 1:21.565 detik, selisih sekitar tiga persepuluh detik dari terhadap Johann Zarco yang tampil gemilang. Setelah sesi yang menurutnya sangat sulit di Goiânia – Brasil, “Saya sedikit terkejut dengan diri saya sendiri. Ketika saya berada di pit dan menyadari saya berada di posisi ketiga, itu perasaan yang sangat bagus. Tapi kami melewatkan perayaan besar. Ini masih hari Jumat dan penting untuk tetap fokus. Masih terlalu dini, tetapi berada di Q2 sudah sangat bagus” ucap Toprak dengan bangga.
Bagaimana dengan kiprah para Pebalap Aprilia, pesaing papan atas Marco Bezzecchi, mengatakan “ada sesuatu yang tidak beres” dengan motornya saat sesi latihan Grand Prix MotoGP Brasil, yang membuatnya gagal lolos ke Q2 dan berada di posisi ke-20. Pemenang balap di putaran awal Thailand tersebut, diperkirakan akan mempertahankan predikat sebagai pesaing papan atas, mengingat tata letak sirkuit dan pilihan ban dari Michelin yang cocok untuk Aprilia. Marco memulai sesi latihan bebas pertama (FP1) dengan cukup baik di tengah hujan, dengan catatan 1:26.918 detik dan mencapai urutan ke-3 FP1.
Berbicara kepada media pada Jumat malam, Bezzecchi mengatakan ada masalah dengan motornya saat sesi latihan, tetapi Aprilia belum mengetahui apa masalahnya. “Para insinyur sedang menyelidikinya. Sulit untuk mengatakan apa yang salah dengan sepeda itu. Pada akhirnya, saya mencoba mengambil risiko karena saya berada di urutan belakang grid, Lintasan ini menyenangkan. Satu-satunya masalah adalah aspalnya tidak cepat kering. Jika hujan, bagian yang basah akan tetap ada sepanjang hari.” Sesal Bezzecchi.

Bezz sendiri adalah salah satu dari dua pembalap Aprilia yang saat ini tersingkir dari sesi kualifikasi Q2, setelah Raul Fernandez dari Trackhouse Racing kesulitan dan hanya finis di posisi ke-21 dalam sesi latihan. Kondisi Jorge Martin di Aprilia berada diposisi keempat, seiring meningkatnya kepercayaan dirinya di atas RS-GP , sementara Ai Ogura cukup di posisi ke-10 dengan motor Trackhouse lapis kedua. |Rif





