Astra Motor Yogyakarta Tanamkan Kesadaran Berkendara Aman Kepada Pelajar Temanggung

Bekerja sama dengan SMK Bhumi Phala Parakan Temanggung, Astra Motor Yogyakarta menggelar pelatihan Safety Riding intensif bagi para siswa yang sehari-hari menggunakan sepeda motor untuk mobilitas ke sekolah. Peserta yang sudah memiliki sim dan atau berusia min. 17 tahun diberikan kesempatan untuk mencoba area course praktik di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta.

                  Otospeed.id – Yogyakarta. Upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan pelajar terus dilakukan Astra Motor Yogyakarta melalui kampanye #Cari_Aman. Kali ini, edukasi Safety Riding diberikan kepada siswa SMK Bhumi Phala Parakan Temanggung dalam pelatihan yang berlangsung di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta pada 7–8 Mei 2026.

                  Sebanyak 75 siswa mengikuti kegiatan yang dibagi dalam dua gelombang tersebut. Para peserta merupakan pelajar yang sehari-hari menggunakan sepeda motor sebagai sarana mobilitas ke sekolah. Dalam pelatihan ini, Astra Motor Yogyakarta menitikberatkan pada materi Prediksi Bahaya atau hazard perception. Melalui materi tersebut, siswa diajak memahami pentingnya kemampuan membaca situasi lalu lintas dan mengenali potensi risiko di jalan raya sebelum terjadi kecelakaan.

                  Untuk mendukung proses pembelajaran, peserta juga mencoba Honda Riding Trainer (HRT), alat simulasi berkendara yang dirancang untuk melatih kemampuan pengendara dalam menghadapi berbagai kondisi jalan secara aman dan interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti simulasi berbagai situasi yang umum terjadi saat berkendara, seperti kendaraan yang berhenti mendadak, kondisi jalan padat, hingga potensi bahaya di persimpangan.

Menggunakan Aat Simulasi Canggih Honda Riding Trainer (HRT), Peserta Diajak Berdiskusi dan Berlatih Menghadapi Berbagai Skenario Potensi Bahaya Yang Sering Terjadi di Jalan Raya Tanpa Harus Mengambil Risiko Fisik Secara Langsung

                 Selain pembekalan teori, peserta yang telah memiliki SIM C dan berusia minimal 17 tahun turut mengikuti sesi praktik berkendara langsung. Dalam sesi ini, instruktur Safety Riding Astra Motor Yogyakarta memberikan evaluasi mengenai teknik pengereman, keseimbangan, serta posisi berkendara yang aman.

                 Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta, Julius Armando, mengatakan bahwa edukasi keselamatan berkendara penting diberikan sejak usia sekolah agar para remaja memiliki kesadaran dan tanggung jawab saat berada di jalan raya. Menurutnya, tingginya aktivitas pelajar yang menggunakan sepeda motor harus diimbangi dengan pemahaman mengenai keselamatan berkendara guna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

                  Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sinergi Bagi Negeri yang dijalankan Honda bersama jaringan dealer sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat melalui edukasi berkelanjutan.

                  Melalui pelatihan tersebut, Astra Motor Yogyakarta berharap para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berkendara di lingkungan sekolah maupun masyarakat, sekaligus membantu menciptakan budaya lalu lintas yang lebih aman di wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas. |OS