Otospeed.id – Catalunya. Hasil Sprint Race ini membuat persaingan MotoGP 2026 semakin menarik menjelang balapan utama hari Minggu. Alex Marquez membuktikan dirinya sebagai kandidat kuat kemenangan di kandang sendiri, sementara Pedro Acosta menunjukkan bahwa dirinya semakin matang sebagai penantang gelar dunia.
Dengan Jorge Martin kembali terjatuh dan Marco Bezzecchi masih memimpin klasemen tipis, Grand Prix Barcelona diprediksi akan berlangsung penuh tensi dan drama.
Duel Sengit Alex Marquez vs Pedro Acosta Sejak Start
Sprint Race dimulai dengan sangat agresif. Pedro Acosta yang start dari pole position langsung bersaing ketat dengan Alex Marquez menuju tikungan pertama. Acosta berhasil mempertahankan posisi terdepan meski terus ditekan pembalap Gresini Ducati tersebut.
Namun drama langsung terjadi di lap awal. Pembalap KTM Brad Binder bersenggolan dengan Fabio Di Giannantonio sebelum akhirnya turut menyeret Joan Mir keluar lintasan. Kedua rider gagal melanjutkan balapan, meski steward menyatakan insiden tersebut sebagai racing incident. Di sisi lain, Johann Zarco tampil impresif dengan start cepat dan sempat naik ke posisi kedua sebelum disalip kembali oleh Alex Marquez.

Jorge Martin Kembali Terjatuh, Persaingan Juara Dunia Memanas
Petaka datang untuk Jorge Martin pada Lap 3. Pembalap Aprilia tersebut mengalami crash di Tikungan 10 saat sedang bertarung di grup depan. Insiden ini menjadi kecelakaan keempat Martin sepanjang akhir pekan MotoGP Barcelona 2026. Meski tidak mengalami cedera, hasil buruk tersebut membuat peluangnya dalam perebutan gelar juara dunia semakin sulit.
Kegagalan Martin dimanfaatkan rival-rivalnya, terutama rekan setimnya Marco Bezzecchi yang kini memperlebar keunggulan klasemen, meski hanya bertambah satu poin.
Alex Marquez Ambil Alih Pimpinan Balapan
Momentum penting terjadi ketika Alex Marquez berhasil menyalip Acosta di Tikungan 1 dan mengambil alih pimpinan Sprint Race. Balapan kemudian berubah menjadi pertarungan empat pembalap antara Alex Marquez, Pedro Acosta, Fabio Di Giannantonio, dan Raul Fernandez.

Memasuki lima lap terakhir, selisih keempat pembalap hanya terpaut kurang dari setengah detik. Acosta terus menekan dan berhasil merebut kembali posisi kedua dari Raul Fernandez sebelum mulai mengejar Alex Marquez yang berada di depan.
Finis 0,041 Detik: Sprint MotoGP Paling Dramatis
Lap terakhir menjadi penentuan. Pedro Acosta terus menempel ketat Alex Marquez hingga tikungan terakhir. Banyak penonton memperkirakan Acosta akan melakukan manuver nekat seperti gaya legendaris Valentino Rossi, namun Alex Marquez mampu bertahan dengan sangat tenang.
Keduanya melintasi garis finis dengan selisih hanya 0,041 detik — menjadikannya finis Sprint terdekat dalam sejarah MotoGP. Fabio Di Giannantonio finis di posisi ketiga hanya 0,4 detik dari pemenang, sementara Raul Fernandez harus puas di posisi keempat setelah kehilangan performa di lap-lap akhir. |OS




