
Otospeed.id – Bantul. Astra Motor Yogyakarta kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal melalui program Desa Sejahtera Astra (DSA). Komitmen tersebut diwujudkan lewat kegiatan Media Tour ke Desa Sejahtera Astra Krebet di Padukuhan Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Kamis (22/5).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas eksposur publik terhadap potensi Desa Wisata Krebet, salah satu desa binaan Astra yang dikenal dengan kekuatan sektor ekonomi kreatif berbasis kerajinan batik kayu, pariwisata budaya, hingga pengembangan UMKM masyarakat.

Tak sekadar kunjungan biasa, perjalanan menuju Desa Wisata Krebet dilakukan melalui kegiatan riding bersama menggunakan skutik premium Honda PCX 160. Astra Motor Yogyakarta bersama sejumlah awak media menjajal kenyamanan kendaraan tersebut sembari menikmati panorama pedesaan Bantul menuju kawasan wisata yang dikenal sebagai sentra batik kayu khas Yogyakarta.
Program Desa Sejahtera Astra di Krebet dinilai membawa dampak ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau sedikitnya 154 penerima manfaat yang terdiri dari pelaku UMKM, pengelola desa wisata, penyedia homestay masyarakat, hingga kelompok bank sampah.

Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Astra disebut berhasil membantu peningkatan kapasitas usaha masyarakat. Dampaknya, pendapatan pelaku usaha di Desa Wisata Krebet meningkat hingga 50 persen seiring bertambahnya permintaan pasar serta meningkatnya popularitas desa sebagai destinasi wisata edukasi dan budaya.
“Kami di Astra Motor Yogyakarta mendukung penuh peningkatan awareness publik terhadap program Desa Sejahtera Astra Krebet agar potensinya terus naik kelas. Melalui penguatan UMKM batik kayu, tata kelola desa, hingga fasilitas pendukung seperti homestay, kami ingin mendorong peningkatan ekonomi lokal sekaligus membuka peluang kerja berkelanjutan,” ujar Julius Armando.
Ia menambahkan, keterlibatan media dalam agenda ini diharapkan mampu membantu memperkenalkan potensi lokal Desa Wisata Krebet kepada masyarakat yang lebih luas. Program pemberdayaan Desa Sejahtera Astra di Krebet berfokus pada sejumlah sektor strategis. Mulai dari penguatan UMKM batik kayu sebagai identitas ekonomi kreatif desa, pengembangan kuliner lokal, peningkatan kualitas homestay, tata kelola desa wisata, hingga pengelolaan lingkungan melalui program bank sampah untuk mendukung konsep pariwisata berkelanjutan.

Dalam kegiatan Media Tour, peserta diajak melihat langsung aktivitas ekonomi kreatif warga melalui workshop membatik pada media kayu berbentuk topeng—produk khas yang menjadi ikon kerajinan Desa Krebet. Para peserta tak hanya menyaksikan proses produksi, tetapi juga turut mencoba langsung tahapan membatik di atas media kayu hingga pewarnaan produk secara tradisional.
Pengalaman budaya semakin terasa ketika rombongan diajak berkeliling desa dan singgah di sanggar seni untuk memainkan gamelan bersama warga. Aktivitas tersebut menjadi gambaran bagaimana masyarakat setempat menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan sektor wisata.
Media tour juga berlanjut ke Sanggar PENI, salah satu sentra kerajinan kayu di Desa Krebet, yang menampilkan beragam produk kreatif bernilai ekonomi tinggi. Selain itu, peserta diperkenalkan dengan rumah mode eco-print, sebuah inovasi kreatif warga yang memanfaatkan dedaunan dan tumbuhan sekitar sebagai pewarna alami tekstil ramah lingkungan.

Di sela kegiatan, Astra Motor Yogyakarta bersama peserta turut membagikan voucher servis kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan mobilitas warga yang sehari-hari bergantung pada kendaraan bermotor. Sebagai penutup, peserta mengunjungi homLiv, pusat oleh-oleh resmi Desa Wisata Krebet yang memasarkan aneka kerajinan tangan, dekorasi rumah (home living), hingga suvenir khas desa.
Pengurus Desa Sejahtera Astra Krebet, Agus Jati Kumara, berharap pengembangan desa wisata dapat terus berlanjut melalui regenerasi generasi muda. “Kami berharap Desa Wisata Krebet semakin dikenal luas, khususnya di kalangan generasi muda. Kreativitas dan keterlibatan mereka sangat penting agar regenerasi perajin maupun pengelola desa wisata tetap berjalan, sehingga keberlanjutan desa ini dapat terus terjaga,” ujarnya.
Dengan sinergi antara dunia usaha, masyarakat, dan media, Desa Wisata Krebet di Bantul diharapkan mampu berkembang menjadi desa wisata mandiri berbasis ekonomi kreatif yang semakin kompetitif dan dikenal luas di tingkat nasional. |ADV



