Otospeed.id – Ceko. Enea Bastianini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan bersama tim Red Bull KTM Tech3 setelah tampil impresif pada Sprint Race MotoGP Ceko 2026 di Sirkuit Brno, Sabtu (26/7). Memulai balapan dari posisi ke-17, pembalap Italia itu berhasil menembus posisi tujuh besar setelah melesat 10 posisi dalam balapan sepanjang 10 lap.
Hasil ini menjadi salah satu penampilan terbaik Bastianini dalam beberapa seri terakhir dan memberi sinyal positif menjelang balapan utama Grand Prix Ceko yang akan berlangsung Minggu.
Kualifikasi Sulit, Bastianini Terjebak Lalu Lintas
Perjalanan Bastianini menuju Sprint Race tidak berjalan mulus. Pada sesi kualifikasi pertama (Q1), ia sebenarnya menunjukkan kecepatan yang cukup menjanjikan setelah menemukan setelan engine brake yang lebih sesuai dibandingkan hari sebelumnya.
Pembalap berjuluk “La Bestia” itu tampil kuat di sektor kedua yang menurun dan bahkan nyaris menyamai catatan kecepatan tertinggi di Brno. Namun, lalu lintas pembalap yang padat pada menit-menit akhir Q1 membuatnya gagal mencatat waktu optimal.
Akibatnya, Bastianini hanya menempati posisi ketujuh di Q1 dan harus puas memulai Sprint Race dari grid ke-17. “Saya menemukan banyak lalu lintas saat melakukan flying lap kedua. Saya pikir sebenarnya ada peluang untuk lolos ke Q2, tetapi terkadang situasinya memang seperti itu,” ujar Bastianini.

Start Agresif Jadi Kunci Kebangkitan
Meski start dari barisan belakang, Bastianini langsung menunjukkan agresivitas sejak lampu start padam. Pembalap bernomor 23 itu mampu merangsek naik lima posisi hanya dalam setengah putaran pertama.
Tidak berhenti di situ, ia kembali menyalip beberapa rivalnya dan menuntaskan lap pertama di posisi kesembilan.
Strategi penggunaan ban belakang medium Michelin yang dipilih KTM juga terbukti efektif di tengah suhu lintasan yang mendekati 60 derajat Celsius. Pilihan tersebut memberi kestabilan yang dibutuhkan Bastianini untuk menjaga ritme sepanjang balapan.
Meski sempat tertinggal sekitar satu detik dari Jorge Martin dan Raul Fernandez di depannya, beberapa insiden yang menimpa rival-rivalnya membantu Bastianini memperbaiki posisi.
Pedro Acosta terjatuh pada lap keenam, disusul Marco Bezzecchi pada lap kesembilan. Situasi itu membuat Bastianini naik ke posisi ketujuh hingga garis finis.
Hasil Positif Tingkatkan Kepercayaan Diri
Finis ketujuh menjadi hasil yang sangat berharga bagi pembalap Italia tersebut. Selain meraih poin penting, ia juga mendapatkan data berharga terkait performa ban medium yang akan digunakan sebagai referensi untuk balapan utama.
“Saya berhasil menyelamatkan Sprint Race. Setelah lap pertama, saya bisa menemukan ritme yang baik dan finis ketujuh. Kami mendapatkan informasi penting mengenai ban belakang medium untuk balapan besok. Saya senang dengan hasil ini dan juga kepercayaan diri yang saya rasakan bersama motor, meski kami masih kekurangan sesuatu,” jelasnya.
Vinales Tunjukkan Potensi Sebelum Terjatuh
Di sisi lain garasi Red Bull KTM Tech3, Maverick Vinales menunjukkan perkembangan positif sepanjang akhir pekan di Brno. Pembalap Spanyol itu mencatat waktu tercepat ketiga pada sesi latihan bebas kedua (FP2), sekaligus mengonfirmasi kondisi bahu kirinya yang semakin membaik.
Pada sesi kualifikasi, Vinales mencatat lap tercepatnya sepanjang akhir pekan dan berhasil mengamankan posisi start ke-13, hasil kualifikasi terbaiknya sejak MotoGP Belanda tahun lalu.
Saat Sprint Race dimulai, Vinales juga tampil impresif dengan langsung naik tiga posisi menuju tikungan pertama berkat akselerasi KTM RC16. Namun harapannya meraih hasil bagus pupus setelah kehilangan kendali di Tikungan 12 pada lap pertama. Ban depan motornya tergelincir saat menyentuh garis putih di bagian dalam tikungan, membuatnya terjatuh dan gagal melanjutkan balapan.
“Saya hanya menyentuh garis putih dan langsung terjatuh. Tidak masalah. Saya sedang mencari batas kemampuan motor ini dan secara keseluruhan saya tetap senang dengan perkembangan yang kami capai sepanjang akhir pekan,” kata Viñales.

Optimistis Menatap Balapan Utama
Meski hasil Sprint Race berbeda bagi kedua pembalapnya, Red Bull KTM Tech3 memiliki alasan untuk optimistis menghadapi balapan utama MotoGP Ceko.
Bastianini membawa modal kepercayaan diri setelah finis di posisi tujuh, sementara Viñales merasa semakin memahami karakter KTM RC16 dan yakin bisa tampil lebih kompetitif dalam balapan sepanjang 21 lap.
Balapan utama MotoGP Ceko di Sirkuit Brno akan berlangsung pada Minggu pukul 14.00 waktu setempat, di mana kedua pembalap KTM Tech3 bertekad kembali menembus barisan depan. |OS




