Otospeed.id – Belanda. Aprilia Racing mencatatkan akhir pekan yang luar biasa pada MotoGP Belanda 2026 di TT Circuit Assen, Sabtu (28/6). Pabrikan asal Noale tersebut sukses menguasai seluruh podium balapan utama melalui kemenangan Ai Ogura, posisi kedua Raúl Fernández, dan Jorge Martín yang finis di urutan ketiga.
Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian terbaik Aprilia sepanjang sejarah keikutsertaannya di MotoGP. Dominasi tiga besar ini sekaligus menandai podium lockout kedua bagi Aprilia setelah sebelumnya mencatatkan prestasi serupa pada MotoGP Le Mans 2026.
Bagi Jorge Martín, finish di posisi ketiga terasa sangat berarti. Pebalap asal Spanyol itu sebelumnya memulai balapan dari pole position pertamanya bersama Aprilia Racing dan sempat memimpin jalannya lomba selama 16 putaran.
Tambahan 16 poin dari podium tersebut mengantarkan Martín mengambil alih pimpinan klasemen sementara MotoGP 2026 dengan koleksi 193 poin. Ini menjadi kali pertama dirinya kembali berada di puncak klasemen sejak Solidarity GP 2024 atau setelah penantian selama 588 hari.

Podium di Assen juga menjadi podium MotoGP ke-37 sepanjang karier Martín, podium keduanya di Sirkuit Assen di kelas utama, sekaligus podium kelimanya musim ini. “Saya ingin memberikan dukungan untuk Marco terlebih dahulu. Tidak pernah menyenangkan melihat rekan setim mengalami kecelakaan seperti itu,” ujar Martín.
“Ini merupakan akhir pekan yang positif. Kami membuat kemajuan dari sisi kecepatan dan feeling dengan motor. Saya memimpin balapan selama 16 lap dan itu merupakan sinyal yang sangat penting. Di akhir balapan saya mencoba bertarung dengan Ai dan Raúl, tetapi saya sudah tidak memiliki banyak grip yang tersisa sehingga fokus mengamankan poin sebanyak mungkin,” katanya.
Bezzecchi Gagal Finis Usai Kecelakaan
Di balik hasil gemilang Aprilia, Marco Bezzecchi harus mengakhiri balapan lebih cepat setelah terjatuh di tikungan 15 pada lap kedua. Pebalap Italia tersebut langsung mendapat penanganan medis di Medical Centre sirkuit sebelum menjalani pemeriksaan lanjutan di Groningen Hospital.
Hasil CT Scan dan pemeriksaan radiologi memastikan tidak ditemukan cedera serius. Bezzecchi juga dinyatakan dalam kondisi sadar penuh tanpa indikasi gangguan neurologis maupun cedera sistemik, sehingga diizinkan pulang ke Italia pada malam harinya.
Ogura Persembahkan Kemenangan Perdana
Sorotan terbesar justru datang dari Ai Ogura. Pebalap SuperFile Trackhouse MotoGP Team itu sukses meraih kemenangan MotoGP pertamanya setelah tampil impresif sepanjang balapan.
Raúl Fernández melengkapi hasil gemilang tim satelit Aprilia dengan finis di posisi kedua. Sehari sebelumnya, keduanya juga berhasil mencatatkan finis 1-2 pada Sprint Race.
Kemenangan Ogura sekaligus menjadi kemenangan pertama Aprilia di MotoGP Assen. Sebelumnya, hasil terbaik pabrikan Italia tersebut di lintasan legendaris Belanda itu adalah finis kedua yang diraih Marco Bezzecchi pada musim 2025. Berkat kemenangan tersebut, Aprilia kini telah mengoleksi total 308 kemenangan di ajang FIM Motorcycle World Championship.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyebut hasil di Assen sebagai bukti nyata perkembangan proyek MotoGP Aprilia.
“Aprilia kembali bersinar akhir pekan ini dan menunjukkan daya saing kami, terutama di sirkuit cepat. Menempatkan empat motor Aprilia di barisan depan saat start dan tiga pebalap di podium merupakan penghargaan bagi seluruh tim di Noale,” ujar Rivola.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Jorge Martín atas pole position perdana bersama Aprilia serta podium yang diraih meski kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih.
Di sisi lain, Rivola menyayangkan insiden yang dialami Bezzecchi. “Marco sebenarnya memiliki kecepatan yang sangat baik sepanjang akhir pekan. Sangat disayangkan ia mengalami kecelakaan. Sekarang prioritas kami adalah memastikan proses pemulihannya berjalan sebaik mungkin sebelum menghadapi balapan berikutnya di Sachsenring,” tutup Rivola. |OS




