Otospeed.id – Boyolali. Aspira Premio Drag Series Round 4 sukses mencatat sejarah baru di dunia drag bike Jawa Tengah. Gelaran yang berlangsung di Boyolali ini berhasil menembus angka lebih dari 500 starter, sebuah pencapaian yang sangat istimewa mengingat dalam beberapa tahun terakhir event drag bike di kota ini, jumlah starternya kerap tidak sesuai harapan alias minim.
Sebelumnya, berbagai penyelenggaraan drag bike di Boyolali rata-rata hanya kurang dari 300 starter. Bahkan, kondisi tersebut sempat menjadi perhatian pelaku balap karena antusiasme peserta dinilai terus menurun dari satu event ke event lainnya.
Namun, situasi berbeda terlihat pada Aspira Premio Drag Series Round 4. “Sejak pendaftaran dibuka, animo pembalap dari berbagai daerah terus meningkat hingga akhirnya jumlah starter menembus angka 515”, ungkap Diyah Ayu Sekar Jagat, bos RCQU Management, promotor penyelenggara.

Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa Boyolali masih memiliki daya tarik besar sebagai tuan rumah balap lurus apabila didukung penyelenggaraan yang profesional.
Salah satu faktor utama di balik lonjakan jumlah peserta ini adalah kepercayaan para pembalap dan tim terhadap promotor penyelenggara. Dalam dunia balap, kepercayaan merupakan modal yang sangat penting. Peserta tidak hanya mempertimbangkan hadiah, tetapi juga profesionalisme penyelenggara, kepastian jadwal, kualitas lintasan, sistem perlombaan yang tertata, hingga komitmen panitia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta.
Atmosfer paddock pun terasa jauh lebih hidup. Deretan motor dari berbagai kategori memenuhi area persiapan, sementara persaingan di lintasan berlangsung semakin kompetitif. Hal ini menunjukkan bahwa ketika sebuah event mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi peserta, antusiasme akan tumbuh dengan sendirinya.

Keberhasilan Aspira Premio Drag Series Round 4 juga menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga drag bike nasional. Kolaborasi antara penyelenggara, sponsor, dan seluruh elemen balap mampu menghadirkan sebuah event yang tidak hanya ramai secara kuantitas, tetapi juga berkualitas dari sisi penyelenggaraan.
Dengan torehan lebih dari 515 starter, Boyolali kini memiliki catatan baru yang membuktikan bahwa kota ini masih mampu menjadi salah satu barometer drag bike di Indonesia. Harapannya, pencapaian ini menjadi awal kebangkitan event-event balap berikutnya sekaligus menjadi standar baru dalam menghadirkan penyelenggaraan yang profesional, sehingga kepercayaan peserta terus terjaga dan jumlah starter tetap meningkat pada seri-seri selanjutnya. | BL@CK_DJ




