Otospeed.id – Bungo, Jambi. Persaingan menuju gelar juara Sumatera Grasstrack Championship (SGC) 2026 dipastikan bakal semakin panas nanti di Putaran 2 (Bengkulu). Hasil perolehan poin sementara usai seri pembuka menunjukkan persaingan yang sangat rapat dan ketat , terutama di kelas-kelas bergengsi yang menjadi sorotan para pecinta grasstrack.
Di Kelas SGC Open, persaingan di papan atas berlangsung sengit. Bhelly Satria dari Lampung untuk sementara memimpin klasemen dengan 137 poin. Namun posisinya belum sepenuhnya aman karena ada Aldo Bilkis dari DKI Jakarta terus membayangi dengan 136 poin, hanya terpaut selisih satu angka saja. Waw… tipisss…
Tak jauh di belakang, Mamo SS asal Jawa Barat juga masih memiliki peluang besar setelah mengoleksi 134 poin, hanya terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen. Sementara itu, Habib Gasper (128 poin) dan Galang Fernando (126 poin) masih berada dalam jalur perebutan gelar, sehingga persaingan lima besar dipastikan akan semakin menarik pada putaran berikutnya.
Posisi sepuluh besar juga dihuni nama-nama pembalap berkualitas seperti Opick Beke, Herwan Tio, Nuzul Ramzidan, Ramdan Alnadif, hingga Adi Roket. Dengan selisih poin yang masih memungkinkan untuk dikejar, peluang perubahan klasemen masih terbuka lebar.

Tak kalah menarik, Kelas RBT Open juga menyuguhkan persaingan yang sangat rapat. Tarya Al dari Jambi memimpin klasemen sementara dengan 39 poin, namun hanya unggul satu poin atas Aqil CPT yang mengumpulkan 38 poin.
Di posisi ketiga terdapat Haikal Zeen dengan 36 poin, disusul Diky Jeri (33 poin) dan Revan Maulana (27 poin). Ketatnya selisih poin di papan atas membuat persaingan di kelas ini diprediksi akan menjadi salah satu tontonan paling menarik pada Putaran 2.

Kini, seluruh perhatian mulai tertuju pada seri kedua, di mana setiap poin akan sangat menentukan langkah para pembalap dalam perburuan gelar juara musim ini. CEO Dragon Event Organizer, Haji Mawan Dragon, optimistis Putaran 2 akan berlangsung lebih meriah, semakin seru dan semakin panas. Semua pembalap masih memiliki peluang yang terbuka untuk menjadi yang terbaik.
“Standing poin yang sangat rapat membuat persaingan semakin menarik. Putaran kedua nanti tentu akan menjadi ajang pembuktian bagi para pembalap untuk mempertahankan maupun merebut posisi puncak klasemen. Kami optimistis atmosfernya akan lebih seru dibanding seri pertama,” ujar Haji Mawan.
Dengan selisih poin yang sangat tipis di berbagai kelas, tidak ada satu pun pembalap yang bisa merasa aman. Kesalahan sekecil apa pun dapat mengubah peta persaingan klasemen. Inilah yang membuat Sumatera Grasstrack Championship Putaran 2 diprediksi akan menyajikan duel-duel sengit dan menjadi tontonan yang sayang untuk dilewatkan oleh para pecinta grasstrack di Sumatera. | BL@CK_DJ




