Otospeed.id – Brasil. Persaingan Sertoes 2026 semakin memanas setelah para pebalap menyelesaikan Stage 4 yang menjadi bagian terakhir dari tantangan marathon. Monster Energy Honda HRC masih menempatkan dua pebalapnya di posisi tiga besar klasemen sementara, dengan Tosha Schareina berada di posisi kedua dan Martim Ventura menempati posisi ketiga.
Stage 4 berlangsung dari Mateiros menuju Porto Nacional, Tocantins, dengan jarak total mencapai 572 kilometer, termasuk 304 kilometer special stage yang dipacu melawan waktu. Lintasan di kawasan Jalapão kembali menjadi ujian berat. Karakter trek yang didominasi pasir, suhu tinggi, jarak tempuh panjang, serta tuntutan navigasi membuat para pebalap harus menjaga kecepatan sekaligus kondisi motor.
Schareina Tetap Dekat dengan Puncak Klasemen
Hasil itu membuat Schareina tetap berada di posisi kedua klasemen umum sekaligus runner-up kategori Moto 1. Setelah empat etape, ia mencatat waktu total 22 jam 01 menit 26 detik, hanya berjarak 3 menit 43 detik dari pemimpin klasemen.

Sebagai juara bertahan, Schareina masih memiliki peluang besar untuk kembali memperebutkan kemenangan. Dengan empat etape tersisa, selisih waktu di papan atas masih sangat mungkin berubah. “Hari ini semuanya tentang pasir. Kami mencoba mendorong semaksimal mungkin, tetapi akhirnya finis kedua dan sekarang berada di posisi kedua secara keseluruhan,” ujar Schareina.
Ventura Hadapi Masalah Navigasi dan Dua Kecelakaan
Sementara itu, Martim Ventura menjalani Stage 4 dengan tantangan yang jauh lebih berat. Setelah meraih kemenangan pada etape sebelumnya, pebalap Portugal itu kembali mengalami masalah pada perangkat navigasinya.
Gangguan tersebut membuat Ventura harus mengubah ritme dan berkendara lebih hati-hati. Situasi semakin sulit setelah ia mengalami dua kali kecelakaan sepanjang etape. Salah satu insiden bahkan menyebabkan masalah pada sistem knalpot motornya.

Meski demikian, Ventura mampu menyelesaikan etape dan tetap mempertahankan posisi ketiga klasemen umum. Yang lebih penting, ia masih menjadi pemimpin kuat di kategori Moto 2 dengan keunggulan lebih dari satu jam atas pesaing terdekatnya.
Ventura kini membukukan waktu total 22 jam 22 menit 00 detik setelah empat etape. “Ini bukan hari yang bagus bagi saya, tetapi saya senang bisa mencapai finis,” kata Ventura, yang mengakui masalah navigasi membuatnya harus mengambil pendekatan lebih konservatif untuk menjaga keselamatan.
Empat Etape Terakhir Jadi Penentu
Berakhirnya Stage 4 juga menandai selesainya tantangan marathon dua hari. Dalam format ini, para pebalap harus menjalani dua hari kompetisi tanpa mendapatkan bantuan mekanik eksternal, sehingga ketahanan pebalap sekaligus keandalan motor menjadi faktor penting.
Persaingan kemudian berlanjut menuju wilayah Goiás pada Stage 5, yang mengambil rute dari Porto Nacional menuju Minaçu. Etape tersebut memiliki jarak total 562 kilometer, dengan 309 kilometer special stage.
Dengan empat etape masih tersisa, Sertões 2026 memasuki fase paling menentukan. Lebih dari 1.000 kilometer kompetisi melawan waktu masih harus dilalui sebelum reli berakhir di Goiânia pada 30 Agustus.
Bagi Monster Energy Honda HRC, posisi Schareina dan Ventura menunjukkan bahwa tim masih memiliki peluang kuat untuk mempertahankan dominasi di papan atas. Namun, dengan jarak waktu yang relatif ketat di kelas terdepan, setiap kesalahan navigasi, masalah teknis, maupun kondisi lintasan dapat mengubah peta persaingan hingga etape terakhir. |OS




