ARRC 2026 Sepang : CBR250RR dan Tiga Pebalap AHRT: Satu Mesin, Tiga Misi di AP250

                    Otospeed.id – Malaysia. Di kelas Asia Production (AP) 250, Astra Honda Racing Team (AHRT) tidak datang dengan satu pebalap dan satu target. Tiga pebalap akan membawa CBR250RR menghadapi persaingan di Sepang International Circuit, Malaysia, pada putaran kelima Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026.

                    Rheza Danica Ahrens, Irfan Ardiansyah, dan Muhammad Badly Ayatullah memiliki cerita masing-masing menuju Sepang. Mereka berbagi tunggangan yang sama, tetapi membawa misi yang berbeda. Rheza menjadi salah satu tumpuan utama AHRT di klasemen AP250. Dengan 92 poin, ia berada di posisi kedua dan masih menjaga peluang untuk terus bersaing di papan atas.

Bagi Rheza, tantangan di Sepang bukan hanya soal menjadi yang tercepat. Tambahan poin sebanyak mungkin menjadi target penting untuk mempertahankan posisinya. “Banyak hal yang sudah kita tingkatkan sejauh ini. Untuk minggu ini targetnya mengumpulkan poin sebanyak mungkin dan bermain dengan bagus,” ujar Rheza.

Di sisi lain, Irfan membawa modal kemenangan dari Mandalika. Hasil tersebut membuatnya datang ke Sepang dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi. Saat ini Irfan mengoleksi 82 poin dan berada di posisi keempat klasemen sementara. Jarak tersebut membuat setiap tambahan angka menjadi berarti dalam upayanya memperbaiki posisi.

“Setelah mendapatkan kemenangan di Mandalika kemarin, pada putaran ini tentunya saya ingin melanjutkan hasil positif seperti di Mandalika,” kata Irfan.

Sementara itu, Badly membawa cerita tentang proses kembali ke lintasan. Setelah menjalani pemulihan cedera, ia kembali berlaga dan terus menunjukkan perkembangan positif. Tiga pebalap tersebut membuat CBR250RR memiliki tiga misi berbeda di Sepang.

Rheza membutuhkan konsistensi untuk mempertahankan posisi papan atas. Irfan ingin menjaga momentum kemenangan. Badly berusaha melanjutkan proses kebangkitannya setelah kembali berkompetisi. Bagi AHRT, komposisi ini menjadi modal untuk mengumpulkan poin dari berbagai arah.

Namun, balapan tetap menjadi ujian individual. Mesin yang sama tidak otomatis menghasilkan cerita yang sama. Faktor pebalap, strategi, konsistensi, serta kemampuan menerjemahkan evaluasi ke dalam performa akan menentukan hasil akhir.

Di sinilah CBR250RR menjadi bagian dari cerita yang lebih besar. Bukan sekadar kendaraan balap, tetapi tunggangan yang membawa tiga pebalap dengan tiga tekanan berbeda ke medan persaingan AP250.

Setelah Mandalika memberikan kemenangan kepada Irfan, Sepang menjadi kesempatan bagi ketiganya untuk kembali menunjukkan kemampuan. Race AP250 akan berlangsung dua kali, masing-masing pada Sabtu (5/9) dan Minggu (6/9) pukul 13.05 WIB. Satu lintasan, satu kelas, satu motor yang sama. |OS