Aril Salontahe Datang Menyerang!! Raja Saka 169 Speed Racing Turunkan “Senjata” Sulawesi Tengah di Perang Bintang SGC Round 2 Bengkulu

Otospeed.id – Bengkulu. Status tuan rumah bukan alasan untuk bermain aman. Justru sebaliknya, gengsi kandang harus dipertaruhkan habis-habisan!! Kesiap-siagaan wajib ditingkatkan. Strategi jitu harus disiapkan!!

Itulah yang coba dilakukan Raja Saka 169 Speed Racing pada Sumatera Grasstrack Championship (SGC) Round 2 di Bengkulu akhir pekan ini. Tim asal Putri Hijau Bengkulu tersebut tak ingin sekadar menjadi pelengkap di tengah kepungan crosser-crosser papan atas yang datang membawa ambisi besar untuk mengamankan pundi-pundi poin juara umum.

Satu nama dari luar pulau pun didatangkan untuk memperkuat barisan. Aril Salontahe!

Yess.. Crosser asal Sulawesi Tengah ini bakal menjadi salah satu senjata Raja Saka 169 Speed Racing untuk menghadapi panasnya persaingan SGC Round 2. Kehadiran Aril jelas bukan sekadar untuk meramaikan starting grid. Ada misi yang lebih serius: mengibarkan bendera tim tuan rumah di barisan depan.

Maklum, Round 2 Bengkulu diprediksi bakal menjadi salah satu pertarungan paling sengit dalam perjalanan SGC musim ini. Crosser-crosser papan atas datang dengan kepentingan masing-masing, sementara setiap poin semakin berharga untuk perburuan gelar juara umum.

Itulah mengapa, di tengah situasi seperti itu, Raja Saka 169 Speed Racing memilih untuk tidak berjudi dengan komposisi pembalap seadanya. Mereka mendatangkan Aril Salontahe, crosser yang sudah kenyang makan asam garam di jagat balap garuk tanah.

“Target kami di Round 2 ini tentu saja podium. Kami sebagai tuan rumah tidak ingin tampil asal-asalan. Tentunya ada gengsi yang harus kami pertahankan,” tegas Yudi Irawan, owner Raja Saka 169 Speed Racing.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa Raja Saka 169 Speed Racing tidak ingin sekadar menjadi tuan rumah yang sibuk menonton pembalap lain bertarung memperebutkan kemenangan.

Aril sendiri bakal menghadapi tantangan yang tidak ringan. SGC Round 2 bukan lagi arena untuk sekadar mencari pengalaman. Barisan crosser yang turun dipastikan membuat persaingan berlangsung keras sejak sesi latihan hingga race.

Namun justru di situlah menariknya. Ketika crosser dari Sulawesi Tengah datang membawa panji tim lokal Bengkulu, pertarungan menjadi semakin berwarna. Aril membawa nama besar daerah asalnya, sementara di pundaknya juga melekat ekspektasi Raja Saka 169 Speed Racing sebagai representasi tuan rumah.

Aril Salontahe harus membuktikan bahwa dirinya layak menjadi “senjata impor” Raja Saka 169 Speed Racing. Sementara Raja Saka 169 Speed Racing harus menunjukkan bahwa tim tuan rumah bukan sekadar numpang lewat dalam pesta besar SGC. Apalagi Round 2 kali ini berstatus perang bintang. Poin juara umum jadi rebutan, sementara hadiah dan gengsi SGC membuat setiap pembalap punya alasan untuk tampil tanpa kompromi.

Nah.. apakah crosser Sulawesi Tengah ini mampu mengacak-acak dominasi para jagoan Sumatera? Atau justru Raja Saka 169 Speed Racing yang bakal membuat publik Bengkulu bersorak? Jawabannya akan ditentukan di atas tanah dan lintasan. Yang jelas, Aril Salontahe sudah datang. Raja Saka 169 Speed Racing sudah memasang target. Dan Bengkulu siap menjadi medan perang berikutnya SGC! | BL@CK_DJ