Perang Bintang di Sumatera Grasstrack Championship Makin Panas, Crosser Papan Atas Siap tarung di Round 2 Bengkulu

Otospeed.id – Bengkulu Utara. Persaingan menuju gelar juara umum Sumatera Grasstrack Championship (SGC) 2026 mulai menunjukkan tensi sebenarnya. Setelah menyelesaikan Round 1, jarak poin para crosser papan atas tanah air di beberapa kelas terpantau sangat ketat. Salah satunya di kelas SGC Open terpantau sangat rapat.

Kondisi ini membuat Round 2 SGC 2026 di Bengkulu diprediksi bakal menjadi arena perang para bintang. Bukan sekadar berburu kemenangan di satu seri, setiap posisi di lintasan bakal punya arti penting terhadap perburuan gelar juara umum. Semuanya sudah siap bertarung habis-habisan demi posisi terhormat dan hadiah juara umum berupa mobil.

Memimpin klasemen sementara adalah Bhelly Satria dari Lampung. Crosser Salju Team Amelia Group Zoom Lion Indonesia tersebut mengoleksi 137 poin. Namun, posisi Bhelly sama sekali belum aman. Tepat di belakangnya ada Aldo Bilkis dari DKI Jakarta yang bernaung di bawah Haji Mudo Racing Team, dengan 136 poin. Artinya, hanya terpaut satu poin! Wow..

Dengan gap setipis itu, satu kesalahan kecil, satu posisi yang hilang, atau sebaliknya satu kemenangan di Bengkulu bisa langsung mengubah wajah klasemen.

Klasemen Sementara SGC Open

Persaingan tiga besar juga tak kalah menarik. Mamo SS dari Jawa Barat menguntit di posisi ketiga dengan 134 poin, hanya tertinggal tiga angka dari pemuncak klasemen. Dengan selisih yang sangat tipis tersebut, perebutan posisi teratas praktis masih terbuka lebar.

Di belakang tiga nama tersebut, Habib Gasper juga masih menyimpan peluang. Crosser Jawa Barat yang memperkuat Bambang Group X Max’s Motor itu berada di posisi keempat dengan 128 poin. Sementara Galang Fernando dari Sumatera Selatan menempati posisi kelima dengan 126 poin.

Belum lagi nama-nama seperti Opick Beke. Crosser asal Lampung tersebut kini berada di posisi keenam dengan 116 poin, disusul Herwan Tio dari Bengkulu dengan 107 poin. Dua posisi berikutnya ditempati Nuzul Ramzidan dari Riau dengan 104 poin dan Ramdan Alnadif dari Jawa Tengah dengan 103 poin. Sementara Adi Roket dari Lampung melengkapi 10 besar dengan 92 poin.

Melihat komposisi klasemen sementara, Round 2 Bengkulu berpotensi menjadi salah satu seri paling menarik dalam perjalanan SGC 2026. Bagaimana tidak? Empat besar masih berada dalam rentang hanya sembilan poin, sementara pertarungan di kelompok berikutnya juga belum benar-benar terpisah jauh. Terlebih, SGC Open memang menjadi kelas yang mempertemukan crosser-crosser dengan reputasi dan kemampuan kompetitif tinggi.

Bhelly Satria tentu punya misi mempertahankan posisi puncak. Aldo Bilkis mengincar momentum untuk mengambil alih klasemen. Mamo SS siap menyodok dari posisi ketiga, sementara Habib Gasper dan Galang Fernando masih punya ruang untuk mengacaukan pertarungan di papan atas. Belum lagi para pemburu poin di luar lima besar yang berpotensi membuat kejutan.

Dengan kondisi tersebut, Round 2 SGC 2026 Bengkulu bukan lagi sekadar pertarungan siapa yang tercepat di lintasan. Ini sudah menjadi pertarungan strategi, konsistensi dan keberanian mengambil risiko. Satu seri bisa mengubah peta.

Dan dengan selisih hanya satu poin antara Bhelly Satria dan Aldo Bilkis, publik tinggal menunggu siapa yang akan keluar sebagai pemimpin klasemen setelah bendera finis berkibar di Bengkulu. Perang para bintang SGC Open pun siap dimulai. | BL@CK_DJ