Otospeed.id – Semarang. Performa Gear Sprocket Koizumi kembali menunjukkan tajinya di ajang Kejurnas Motoprix Region B. Kali ini, giliran pembalap muda Aqsa Mada yang merasakan langsung dampak positif setelah menggunakan gear sprocket Koizumi pada tunggangannya.
Meski baru sekitar dua minggu sebelum hari-H final Motoprix di Sirkuit Mijen menggunakan gear sprocket Koizumi, Aqsa mampu beradaptasi dengan cepat. Pembalap muda yang bernaung di bawah Ariamada Racing Team tersebut langsung menemukan setting gear yang sesuai dengan karakter lintasan Sirkuit Mijen.
Hasilnya pun cukup mencuri perhatian. Aqsa mampu tampil kompetitif dan bersaing di barisan depan kelas Beginner Kejurnas Motoprix Region B. Kecepatan serta konsistensinya di lintasan menjadi bukti bahwa proses adaptasi terhadap kombinasi gear baru berjalan dengan baik, meski dilakukan dalam waktu relatif singkat.

Bagi pembalap pemula, menemukan setting gear yang tepat tentu bukan perkara mudah. Karakter setiap sirkuit membutuhkan racikan yang berbeda, mulai dari akselerasi saat keluar tikungan hingga kemampuan mempertahankan kecepatan di trek lurus.
Di sinilah pengalaman Aqsa bersama tim dalam mencari setting yang tepat menjadi bagian penting. Dalam waktu kurang lebih dua minggu, pembalap muda tersebut bersama Ariamada Racing Team berhasil menemukan karakter rasio gear yang dirasa pas untuk menaklukkan karakter Sirkuit Mijen.
Penampilan Aqsa sekaligus menjadi gambaran bagaimana Gear Sprocket Koizumi mampu menjadi salah satu bagian dari racikan motor balap yang mendukung performa pembalap pemula. Bukan hanya soal mendapatkan tenaga dan akselerasi, tetapi juga bagaimana gear dapat disesuaikan dengan karakter pembalap dan sirkuit.
Bagi Koizumi, kiprah Aqsa di barisan depan kelas Beginner juga menjadi tambahan bukti bahwa produk gear sprocket mereka mampu menjadi bagian dari perjalanan para pembalap muda untuk berkembang dan mengukir prestasi di kancah balap nasional.

Sementara bagi Aqsa Mada, penampilan kompetitif di final Motoprix Region B ini menjadi modal berharga untuk terus berkembang. Dengan adaptasi yang terbilang cepat terhadap Gear Sprocket Koizumi dan setting yang semakin matang, Aqsa menunjukkan bahwa dirinya layak diperhitungkan dalam persaingan kelas Beginner.
Perjalanan Aqsa tentu masih panjang. Namun, satu hal sudah terlihat jelas: baru dua minggu menggunakan Gear Sprocket Koizumi, pembalap muda Ariamada Racing Team ini langsung mampu ngacir dan bersaing di barisan depan. | BL@CK_DJ




