Otospeed.id – Prancis. Motocross of Nations 2026 akan mempertemukan sejumlah pembalap terbaik dunia dalam satu panggung di Sirkuit Ernee, Prancis. Dua nama yang menjadi perhatian adalah Tom Vialle dan Jeffrey Herlings, yang masing-masing akan memperkuat Prancis dan Belanda.
Keduanya bukan pendatang baru di ajang yang kerap disebut sebagai “Olimpiade motocross” tersebut. Vialle dan Herlings sama-sama pernah merasakan kemenangan bersama tim nasional masing-masing, sehingga pengalaman mereka akan menjadi salah satu modal penting menghadapi persaingan di Ernée.
Bagi Vialle, balapan tahun ini memiliki arti khusus karena Ernée bukan sirkuit yang asing baginya. Pembalap Prancis itu menjadi bagian dari skuad yang memenangkan Motocross of Nations 2023 ketika kompetisi tersebut terakhir kali digelar di lintasan yang sama.
Tiga tahun berselang, Vialle kembali ke Ernee dengan performa yang cukup solid. Ia menutup musim dengan lima podium secara beruntun. Pada GP Australia sebagai seri terakhir musim, Vialle juga berhasil merebut posisi teratas dalam sesi kualifikasi.

“Motocross of Nations selalu menjadi ajang yang spesial, terlebih ketika digelar di Prancis dan di depan penonton tuan rumah. Terakhir kali kami balapan di Ernee pada 2023, saya menjadi bagian dari tim yang menang. Itu merupakan momen yang luar biasa,” ujar Vialle.
Di kubu Belanda, Herlings datang dengan catatan hasil yang juga impresif. Ia mengakhiri musim Grand Prix dengan kemenangan pada seri Australia melalui hasil 1-1. Kemenangan tersebut membuat catatan kemenangan moto Herlings mencapai 16 secara beruntun.
Performa itu berlanjut ketika Herlings tampil di putaran Kejuaraan Belanda di Heerde. Ia kembali keluar sebagai pemenang dengan keunggulan agregat lebih dari dua menit. Namun, tantangan di Ernee akan berbeda. Herlings tidak hanya harus menghadapi karakter sirkuit dan format Motocross of Nations, tetapi juga atmosfer penonton yang sebagian besar akan mendukung tuan rumah Prancis.

Herlings sendiri memiliki sejarah positif di ajang ini. Pada 2019, ia menjadi bagian dari tim Belanda yang memenangkan Motocross of Nations di Assen. Setelah tidak memperkuat skuad Belanda pada edisi tahun lalu, pembalap tersebut kini kembali mendapat kesempatan membela negaranya.
Untuk edisi 2026, Herlings akan turun di kelas Open. Pilihan tersebut juga dimaksudkan untuk memberikan waktu pemulihan tambahan kepada rekan setimnya, Roan. “Saya tidak menjadi bagian dari tim Belanda tahun lalu, jadi saya senang bisa kembali mendapat kesempatan untuk mewakili negara. Kami memiliki tim yang bagus tahun ini dan mudah-mudahan bisa menghindari nasib kurang beruntung yang pernah kami alami pada beberapa edisi sebelumnya,” kata Herlings.
Targetnya cukup jelas: mengamankan dua hasil moto yang kuat dan membawa Belanda ke posisi podium. Persaingan di Ernée sendiri diperkirakan berlangsung ketat. Motocross of Nations tidak hanya ditentukan oleh kecepatan satu pembalap, tetapi juga akumulasi hasil dari seluruh anggota tim dalam masing-masing kelas.

Selain Vialle dan Herlings, Honda HRC PETRONAS juga akan memiliki Enzo Lopes yang membela Brasil serta Yuki Okura untuk Jepang. Dengan komposisi pembalap dari sejumlah negara tersebut, perhatian tim akan terbagi ke berbagai kelas dan kepentingan nasional. Namun, sorotan utama tetap berada pada Vialle yang tampil di depan publik sendiri dan Herlings yang berusaha membawa Belanda kembali ke podium.
Ernée pun kembali menjadi panggung bagi dua pembalap yang sudah mengetahui bagaimana rasanya memenangkan Motocross of Nations. Bedanya, kali ini keduanya datang dengan misi berbeda: Vialle mengejar kemenangan bersama Prancis di hadapan publik tuan rumah, sedangkan Herlings berusaha membawa Belanda kembali ke persaingan teratas. |OS




