
Otospeed.id – Manggarai Barat, NTT. Proses pemulihan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah bencana gempa terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari PT Astra Honda Motor (AHM) yang melanjutkan kontribusi kemanusiaan dengan membantu pemulihan fasilitas kesehatan sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan sarana pelayanan di UPTD Puskesmas Warsawe, Kabupaten Manggarai Barat, pada 3 Oktober. Bantuan ini diarahkan untuk memastikan masyarakat di sekitar wilayah puskesmas kembali memperoleh akses terhadap layanan kesehatan dasar secara layak setelah terdampak bencana.
Puskesmas Warsawe melayani lebih dari 7.200 warga yang berasal dari sejumlah desa di wilayah sekitarnya. Dukungan AHM mencakup berbagai fasilitas penunjang yang dibutuhkan agar pelayanan kesehatan dapat berjalan kembali, termasuk kebutuhan listrik, akses air bersih, serta sejumlah perangkat pendukung operasional pelayanan.
Kepala UPTD Puskesmas Warsawe, Yohanes G. Floriani, menilai pemulihan sarana kesehatan menjadi bagian penting dalam proses bangkitnya masyarakat setelah bencana.
“Dukungan dari AHM sangat berarti bagi seluruh warga desa serta memberikan ketenangan, harapan, dan keyakinan bahwa mereka tidak menghadapi situasi ini sendirian. Kami akan memanfaatkan fasilitas ini sebaik-baiknya untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Revitalisasi Posyandu Jadi Tahap Berikutnya
Komitmen pemulihan tidak berhenti di Manggarai Barat. AHM juga akan melanjutkan dukungan melalui revitalisasi empat Posyandu di Kabupaten Nagekeo, NTT.
Keberadaan Posyandu memiliki peran penting dalam menjaga akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar. Melalui revitalisasi tersebut, layanan pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita, kesehatan ibu hamil dan menyusui, imunisasi, hingga pemantauan kesehatan kelompok remaja dan lanjut usia diharapkan dapat berjalan lebih baik.
Dukungan terhadap masyarakat NTT sendiri telah dilakukan sejak fase tanggap darurat. Pada 17–19 Agustus, Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan sejumlah kebutuhan dasar kepada warga terdampak di Kabupaten Manggarai dan Sikka.
Upaya kemanusiaan kemudian diperluas melalui kerja sama dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). Bantuan yang disalurkan mencakup perlengkapan ibadah dan sekolah, peralatan bagi nelayan untuk membantu pemulihan aktivitas mata pencaharian, makanan bergizi selama tujuh hari, bahan pangan untuk kebutuhan dapur umum, serta air bersih.
“Kami berharap dengan adanya fasilitas kesehatan yang memadai, masyarakat memiliki fondasi kuat untuk kembali beraktivitas, bekerja, dan memulihkan mobilitas produktif mereka. Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membantu pemulihan dari dampak bencana di NTT dan sekitarnya,” kata Rina Listiani selaku General Manager Corporate Communication AHM.

Menjaga Pesisir di Habitat Komodo
Bersama PT Mitra Pinasthika Mulia selaku jaringan main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Jawa Timur dan NTT serta Yayasan Pemuda Konservasi Indonesia, Yayasan AHM melakukan penanaman 10.000 bibit mangrove jenis Rhizophora stylosa di Loh Sebita, kawasan Taman Nasional Komodo, pada 5 Oktober.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem pesisir di kawasan Pulau Komodo. Keberadaan hutan mangrove memiliki fungsi ekologis yang penting, antara lain membantu melindungi garis pantai, menyimpan karbon biru (blue carbon), serta menyediakan habitat bagi berbagai jenis organisme pesisir.
Pelestarian kawasan tersebut juga memiliki arti penting karena Pulau Komodo merupakan habitat satwa endemik komodo. Karena itu, rehabilitasi ekosistem pesisir diharapkan tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga mendorong meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan kawasan konservasi.
Program penanaman melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Balai Taman Nasional Komodo, Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Manggarai, SMP Negeri 4 Satap Pulau Komodo, Pemerintah Desa Komodo, serta masyarakat setempat.
Melalui rangkaian program tersebut, Yayasan AHM berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan. Pemulihan sosial dan kesehatan yang berjalan beriringan dengan pelestarian alam diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk menjaga kehidupan masyarakat serta kekayaan ekosistem NTT. |ADV



