Arvin Agustya Ramadhan – MACI Blitar, Peserta Termuda JAWARA – International Classic Bike Rally

 Otospeed.id – Redaksi. Perhelatan akbar, JAWARA – International Classic Bike Rally 2026, masih menyisakan waktu satu bulan lagi. Namun demikian dari jauh hari panitia penyelenggara telah mulai mempersiapkan segala sesuatunya demi kelancara dan kesuksesan acara yang berskala internasional ini. Salah satunya adalah dengan membuka pendaftaran peserta.

Nah.. ada kabar menarik nih yang Otospeed.id (OS) dapatkan dari panitia penyelenggara. Yaitu muculnya pendaftar yang untuk saat ini boleh dikata sebagai peserta termuda yang ikut di gelaran JAWARA – International Classic Bike Rally 2026. Dia adalah Arvin Agustya Ramadhan, Bocah yang masih ber-usia 15 tahun asal Kota Blitar dan masih duduk di Kelas 9 SMPIT IBADURRAHMAN Blitar.

Arvin, demikian sapaan akrabnya, nantinya akan membesut motor kesayangannya, BSA 350 keluaran tahun 1956. Dan nantinya Arvin tak sendiri. Ia akan riding bersama dengan sang ayahanda, Widhi Miharta, yang merupakan anggota MACI Blitar. Nah… fix.. kalau begini sudah paham kan, darimana racun motor klasik itu berasal.. hehehe…

Yup.. dari kecil Arvin yang dilahirkan pada tahun 2010 ini memang sudah dikenalkan oleh sang ayah dengan dunia motor klasik. Kecintaannya pada motor klasik dimulai dari diajak riding dibonceng oleh sang ayah, sampai belajar naik motor klasik sendiri. Sampai akhirnya, saat Arvin duduk di bangku Kelas VIII SMP, Arvin mulai berani riding sendiri.

Tak banyak memang anak muda seperti Arvin yang memiliki kesempatan untuk bisa bermain motor klasik. Karena selain langka, bermain motor klasik dengan tahun pembuatan yang bahkan jauh lebih tua dari Arvin, membutuhkan ketelatenan dan kesabaran tersendiri. Selain itu, “Bermain motor klasik itu asyik, tak banyak yang punya dan bentuknya yang antik, sering jadi pusat perhatian”, ujar Arvin.

Bagi Arvin, rally kali ini bakalan memberikan pengalaman baru yang tak terlupakan untuknya. Arvin juga berharap, semakin bertambah banyak generasi muda yang suka motor klasik, sehingga ada regenerasi dari senior ke yunior untuk terus merawat dan melestarikan motor klasik. “Cintai terus motor tua, karena yang tua tak pernah mengecewakan”, pungkas Arvin. Respect.. | BL@CK_DJ