Otospeed.id – Yogyakarta. Prestasi di dunia balap motor ternyata tak hanya berhenti di podium. Bagi Ararauna Kalandra Quthni, sederet catatan prestasi yang ditorehkannya di lintasan juga membawa dampak positif di lingkungan sekolah.
Siswa Grade 1 Gistrav Islamia School Yogyakarta ini beberapa waktu lalu mendapatkan penghargaan berupa beasiswa pendidikan dari pihak sekolah. Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas prestasi Ara di berbagai ajang kejuaraan balap motor.
Bagi seorang pembalap cilik, penghargaan tersebut tentu memiliki arti tersendiri. Sebab, perjuangan di lintasan yang selama ini dijalani Ara ternyata mendapat perhatian dan apresiasi dari lingkungan pendidikan tempatnya menimba ilmu.

Prestasi Ara di berbagai kompetisi balap motor secara tidak langsung juga ikut membawa nama Gistrav Islamia School Yogyakarta ke tengah atmosfer kompetisi balap. Setiap kali Ara berlaga dan mencatatkan hasil positif, nama sekolah yang melekat pada dirinya ikut terbawa.
Yup.. di usia yang masih sangat muda, Ara memang sudah memiliki perjalanan yang cukup panjang di dunia balap. Dari ajang pocket bike hingga mulai bersiap naik ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi, pembalap cilik asal Purworejo tersebut terus menunjukkan perkembangan.
Tak sekadar mengejar hasil di lintasan, perjalanan Ara juga menjadi gambaran bagaimana aktivitas olahraga dan pendidikan bisa berjalan beriringan. Beasiswa pendidikan yang diterimanya menjadi bentuk apresiasi sekolah terhadap capaian siswanya sekaligus motivasi agar Ara tetap mampu mempertahankan keseimbangan antara pendidikan dan aktivitas balap.
Ara sendiri menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas penghargaan yang diberikan pihak sekolah. Apresiasi tersebut tentu menjadi suntikan semangat tersendiri bagi Ara untuk terus belajar, berlatih dan mengejar prestasi. Terlebih, perjalanan di dunia balap masih sangat panjang dan tantangan yang dihadapi ke depan dipastikan semakin besar.
Menariknya, penghargaan ini juga memperlihatkan bahwa prestasi seorang pembalap muda tidak melulu diukur dari berapa banyak piala yang memenuhi lemari. Ada nilai lain yang ikut tumbuh di baliknya—kedisiplinan, kerja keras, tanggung jawab, sekaligus kemampuan membawa nama baik lingkungan tempat ia belajar.
Dan bagi Ara, podium-podium yang selama ini diraih rupanya mulai menghasilkan cerita lain di luar lintasan. Bukan hanya tentang menjadi juara balap, tetapi juga bagaimana seorang pembalap cilik bisa membawa prestasinya pulang dan membuat sekolah ikut bangga. Congratulation Ara.. | BL@CK_DJ




