Otospeed.id – Naivasha, Kenya. Speed Lovers World Rally Championship, Putaran ke-3 ajang Reli dunia (WRC) giliran negara Kenya sebaga tuan rumah. Gairah balap terbukti 30 starter dari berbagai negara ikut ambil bagian di 4 kelas lomba , dengan rute sebanyak 21 special stage yang terbagi di 4 etape.
Hingga Special stage ke-10, tim tangguh Toyota Gazoo Racing mengungguli tim Hyundai Motorsport Shell Mobis. Untuk sementara di paruh waktu Toyota Berjaya pada posisi 1 dan 2 lewat pereli Elfyn Evans dan Kalle Rovanperä, dan posisi ke-3 ditempati Ott Tänak (Hyundai Shell Mobis).
Sejatinya bahwa Ott Tänak – lah yang memimpn sebelumnya selama 7 –SS awal. Namun menjelang sore di SS-9, perel asal Estona tersebut harus rela turun 2 posisi kebawah. Ini karena gardan penggerak AWD – Hyunda i-20 nya patah karena ganasnya trek bebatuan di seputaran Kengen. Usaha perbaikan terus dilakukan, namun Tanak kehilangan banyak waktu, yang akhirnya waktu yang tercepat yang diperolehnya terbuang sia-sia, dan tertinggal 55,4 detik dari Elfyn Evans.
“Hari itu merupakan hari yang sulit, jadi kami melanjutkan dengan hati-hati, beberapa pesaing memiliki berbagai masalah. Sangat disayangkan, tetapi itu juga bagian dari Reli safari dengan ciri khasnya. Kadang-kadang agak membuat saya frustrasi karena tidak mengemudi pada batas dengan risiko, tetapi saya harus terus mengingatkan diri sendiri di mana kita berdiri, harus bersyuur karena tanpa drama serius,” ucap Evans di lansir Rallit

Lantas bagaimana keberadaan Kalle Rovanperä (Toyota Gazoo Racing) mantan juara dunia dua kali itu. Pereli muda asal Finlanda tersebut mengalami roll, namun mobilnya tetap tak berpengaruh pada performa mesin. Kalle berada diposisi ke-2 sementara waktu, namun bisa saja Kalle mendahului rekan se timnya tersebut jika tidak terguling diarea Kedong (SS- 10).
Hingga SS -16 (Soysambu) yang berjarak 28,97 km sebaga SS penutup Etape ke-3 (Sabtu 22/3), tim Toyota Gazoo Racing tetap unggul ditangan pereli Inggris Elfyn Evans. Drama terjadi ketika berada di SS-12, dimana Kalle Rovanperä mengalami bocor ban hingga dua kali di Sabtu. Dari terhambatknya laju Rovanperä, praktis Ott Tänak (Hyundai Motor Sport) posisi ke-3 sementara naik satu tingkat ke posisi ke-2 dan ke-3 ditempati Thierry Neuvile rekan tim Tanak.

“Kami mengalami kebocoran ban setelah melewati pertengahan jalan sebelum etape usai. Kami kehilangan banyak waktu, tetapi untungnya tidak lebih dari itu saya mampu mengatasinya, meski ke-4,” komentar Rovanperä.

Kebocoran ban Rovanperä sangat menguntungkan rekan setimnya Elfyn Evans , yang menjadi yang tercepat pada etape ini dengan selisih 21,1 detik. Dan untuk mengurangi kesenjangan waktu dengan rival-rivalnya atas kebocoran ban tadi, Rovanperä gaspol Yaris Rally1 – nya top speed nyaris 200.km/jam hingga Soy sambu (SS-16). Mampukah tim Toyota kembali podium teratas di Rally Safari Kenya 2025, atau malah Ott Tanak yang mengincar podium utama dari belakang. Karena hingga SS-16 Ott Tänak tercepat 20:19.1 menit. |Me,Nos,Rallit
HASIL OVER ALL DAN SS-16
|Me, Rallit.