Otospeed.id – Yogyakarta. Pengguna sepeda motor matik perlu memperhatikan kondisi drive belt agar perjalanan tetap nyaman dan terhindar dari gangguan akibat kerusakan komponen. Bagian yang berada di dalam sistem CVT (Continuously Variable Transmission) ini berfungsi menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang sehingga motor dapat melaju dengan baik.
Karena terus bekerja selama motor digunakan, drive belt bisa mengalami keausan seiring waktu dan pemakaian. Jika kondisinya tidak diperhatikan, kerusakan dapat mengganggu aktivitas berkendara. Ada tiga hal sederhana yang perlu dilakukan untuk menjaga kondisinya.
1. Periksa kondisi drive belt secara rutin
Seperti komponen motor lainnya, drive belt membutuhkan pemeriksaan berkala untuk mengetahui apakah kondisinya masih layak digunakan. Pemeriksaan ini penting agar tanda-tanda keausan bisa diketahui lebih awal, sebelum menimbulkan masalah saat berkendara.
Pemilik motor dapat membawa kendaraannya ke AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) untuk memeriksa kondisi drive belt sekaligus komponen CVT lainnya. Dengan begitu, penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi kendaraan dan prosedur perawatan yang dianjurkan.
2. Pastikan ruang CVT tetap bersih
Debu dan kotoran dapat menumpuk di ruang CVT selama motor digunakan. Padahal, area ini menjadi tempat sejumlah komponen bekerja bersama, seperti drive belt, roller, pulley driver, dan pulley driven.
Karena itu, kebersihan ruang CVT tidak boleh diabaikan. Pembersihan dapat dilakukan menggunakan VAP (Vacuum Air Pressure) sesuai prosedur yang tepat. Perawatan ini membantu menjaga komponen tetap bersih dan mendukung kinerja sistem transmisi.
3. Ganti drive belt sesuai jadwal
Jangan menunggu drive belt rusak atau putus untuk menggantinya. Sebagai panduan, penggantian drive belt motor matik Honda disarankan setiap dua tahun atau pada jarak tempuh 24.000 kilometer. Meski demikian, kondisi kendaraan dan intensitas pemakaian juga perlu diperhatikan.

Melakukan pemeriksaan secara rutin dan mengganti komponen sesuai jadwal merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko gangguan di tengah perjalanan. Jika muncul keluhan pada sistem CVT, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di bengkel resmi.
Selain merawat komponen kendaraan, pengguna motor Honda juga perlu memperhatikan keaslian produk yang digunakan. Konsumen dapat mengecek keaslian produk Honda dengan memindai kode QR pada kemasan melalui aplikasi Motorku X.
Dengan perawatan yang tepat dan penggunaan produk Honda yang asli, pengguna dapat menjaga kondisi serta performa motor agar selalu optimal dalam menemani berbagai mobilitas sehari-hari. Untuk melakukan pengecekan rutin, silahkan konsumen bisa langsung mengunjungi AHASS terdekat”, jelas Danang selaku Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta.
Dengan pemeriksaan rutin, ruang CVT yang terjaga kebersihannya, serta penggantian drive belt sesuai kebutuhan, kondisi motor dapat lebih terpantau. Pengguna pun bisa berkendara dengan lebih nyaman untuk mendukung aktivitas sehari-hari. |ADV




