Kesan Pertamanya Kaget.. Wow… Agresif, Liar dan Ngejambak

                   Otospeed.id – Semarang. Begitulah kira-kira kesan pertama Egi Arista Prameswari saat pertama menyemplak Honda Beat hasil garapan Supri Callysta, tuner sekaligus punggawa Callysta Jaya Racing Wonogiri.

“Pertama kalinya pakai Beat ini kaget banget, akselerasinya responsive dan terasa liar banget, tarikannya berasa ngejambak-jambak dari belakang,” ujar pembalap wanita asal Karawang – Jawa Barat yang bernaung di Team Streetwell HDR LDC VND ini.

Egi Arista Prameswari #61

Menurut Egi, performa motor seperti ini sangat membantunya saat harus berjibaku dalam race. Pasalnya, saat itu Egi masih cedera pergelangan tangan akibat insiden crash saat QTT. Sehingga hal ini cukup mengganggu sekali.

“Meskipun liar dan agresif namun handling motor terasa enteng dan mudah dijinakkan, kita tak perlu harus nge-push motor karena power dan performa motor sudah lebih lebih”, ungkap pemegang nomer start 61 ini.

Agresif dan responsif di putaran atas dan bawah

Selain setting mesin dan porting yang presisi, Supri Callysta rupanya telah menyematkan per klep, per CVT dan roller lansiran Koizumi sebagai senjata pamungkasnya. “Dampak dari pemasangan per klep Koizumi membuat torsi pada putaran bawah motor jadi terasa kian maksimal sehingga motor dapat melesat lebih cepat di tikungan,” papar Supri.

Team Streetwell HDR LDC VND bersama Supri Callysta (No. 1 dr. kiri)

Tarikan juga terasa lebih ringan dengan penggunaan paduan per CVT Koizumi dan roller Koizumi. Egi yang masih belum menguasai dan hafal karakter Sirkuit Mijen sangat terbantu dengan performa motor tunggangannya dan menempatkannya di podium lima besar terbaik kelas MP4 Matic Wanita. | BL@CK