Otospeed.id – Spanyol. Masa depan Marc Marquez di MotoGP kembali menjadi teka-teki besar. Meskipun baru saja menikmati musim 2025 yang luar biasa bersama Ducati dengan dominasi yang nyaris sempurna, sang pembalap berjuluk “The Alien” ini justru menunjukkan gelagat ragu untuk berkomitmen jangka panjang.
Dengan kontrak yang akan berakhir pada 2026, Marquez tampaknya tidak ingin terburu-buru menandatangani perpanjangan kontrak dengan Ducati. Keraguan ini muncul bukan tanpa alasan. MotoGP akan menghadapi perubahan regulasi teknis besar-besaran pada tahun 2027, termasuk transisi mesin dari 1000cc ke 850 cc serta pergantian pemasok ban.
Bagi pembalap sekelas Marquez, perubahan peta kekuatan ini adalah momen krusial. Ia tidak ingin terjebak di tim yang salah saat regulasi baru dimulai, meskipun saat ini ia berada di atas motor tercepat. Dalam sebuah wawancara, Marquez mengungkapkan prinsip utamanya dalam memilih tim. Ia secara tersirat menyatakan bahwa kecepatan dan kemenangan adalah harga mati, namun hal itu belum cukup menjamin masa depannya di Ducati untuk jangka panjang. “Aku selalu berusaha untuk tidak berpindah-pindah tim jika aku cepat dan bisa menang. Bagiku yang paling penting adalah bisa tampil cepat, dan Duati mampu mewujudkannya,” kata Marc seperti dkutipd dari Motorsport.com.
“Tapi tentu saja aku juga harus mempertimbangkan berbagai hal dan memilih mana yang terbaik,” imbuhnya. Sikap diplomatis Marquez ini seolah membuka pintu lebar-lebar bagi pabrikan lain, terutama rumah lamanya, Honda. Hubungan yang telah terjalin selama 11 musim dengan raihan enam gelar juara dunia membuat rumor kembalinya Marquez ke pabrikan sayap mengepak tersebut semakin kencang.
Apalagi, Honda juga kian menunjukkan progres nyata setelah masa krisis yang panjang. Marquez mengaku bahwa situasi untuk musim 2027 hingga 2028 masih sangat sulit diprediksi. Ia memilih untuk bersikap wait and see guna melihat pabrikan mana yang paling siap beradaptasi dengan mesin 850 cc nantinya.
“Musim depan aku yakin motorku masih yang tercepat, tapi untuk musim 2027-2028 siapa yang tahu? Aku akan melihat situasi dulu sebelum mengambil keputusan,” tambahnya. Jika Ducati mampu mempertahankan performanya, Marquez mungkin akan tetap bertahan.
Namun, jika Honda berhasil menciptakan motor juara dengan regulasi yang baru nanti, bukan tidak mungkin Marc akan kembali “pulang”. Bagi Ducati, keraguan Marquez ini tentu menjadi alarm waspada agar mereka tidak kehilangan pembalap yang telah menyelamatkan pengembangan motor mereka musim ini. |GAS




