MCR 2026 Bikin Gebrakan! Hadir Kelas Kejuaraan Team, Simulasi Format Balap Beregu Ala Porprov dan PON

Otospeed.id – Magetan. Matapanah Cup Race (MCR) 2026 kembali menghadirkan terobosan baru yang dipastikan bakal menjadi perhatian para pecinta road race. Untuk pertama kalinya, MCR membuka Kelas Kejuaraan Team, sebuah kelas yang mengusung konsep balap beregu layaknya yang diterapkan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun Pekan Olahraga Nasional (PON).

Format ini menjadi sesuatu yang berbeda di tengah dominasi kelas-kelas individu. Pada kelas Kejuaraan Team, setiap tim wajib menurunkan dua pembalap dengan komposisi satu pembalap kategori Expert dan satu pembalap kategori Novice atau Beginner. Seluruh peserta akan menggunakan motor bebek 2-tak standar 125 cc, sehingga persaingan dipastikan berlangsung ketat dan lebih mengandalkan kemampuan pembalap serta strategi tim.

Berbeda dengan kelas reguler yang mengutamakan prestasi individu, pada kelas ini setiap pembalap memiliki peran penting dalam menyumbangkan poin bagi timnya. Konsistensi, kerja sama, hingga strategi penempatan pembalap menjadi faktor penentu dalam perebutan gelar juara.

Menurut promotor sekaligus penyelenggara MCR, Rudi Subagio atau yang akrab disapa Rudi Ceklek, kelas baru ini sengaja dihadirkan sebagai sarana pembinaan bagi para pembalap agar lebih memahami sistem balap beregu yang selama ini digunakan pada event olahraga multi-cabang.

Rudi Subagio, punggawa Matapanah Production

“Kami ingin para pembalap mulai terbiasa dengan format balap beregu seperti di Porprov maupun PON. Di sana bukan hanya kecepatan individu yang menentukan, tetapi bagaimana sebuah tim mampu bekerja sama untuk mengumpulkan poin terbaik. Harapannya, MCR bisa menjadi wadah pembelajaran sekaligus persiapan bagi pembalap yang nantinya membawa nama daerah,” jelas Rudi Ceklek.

Langkah ini dinilai menjadi inovasi yang menarik karena selama ini kesempatan pembalap untuk merasakan atmosfer balap beregu masih sangat terbatas. Dengan hadirnya kelas Kejuaraan Team, para pembalap tidak hanya dituntut tampil cepat, tetapi juga harus mampu menjaga konsistensi demi kepentingan tim.

Sedikit berbeda dengan format balap di PON, “Untuk di MCR antara pembalap pertama dan kedua nantinya masing-masing akan dilepas di dua kelas berbeda, pembalap pertama di kelas A dan kedua di kelas B. Sedangkan untuk penentuan juaranya adalah penggabungan poin antara pembalap pertama dan kedua”, papar Rudi.

Tak berlebihan jika kelas Kejuaraan Team diprediksi menjadi salah satu kelas paling menarik di Matapanah Cup Race 2026. Selain menyajikan pertarungan antartim, kelas ini juga menjadi langkah nyata MCR dalam mendukung pembinaan olahraga balap motor menuju level yang lebih tinggi.

Kini, bukan hanya soal siapa yang paling cepat di lintasan, tetapi juga siapa yang paling solid sebagai sebuah tim. | BL@CK_DJ