Otospeed.id – Bengkulu Utara. Persaingan memperebutkan posisi terbaik di ajang Sumatera Grasstrack Championship (SGC) 2026 diam-diam makin terasa panas saja. Masing-masing crosser, masing-masing tim diam-diam mulai mengolah strategi untuk menghadapi round 2 SGC 2026 yang akan digelar akhir pekan ini di Sirkuit Marolak Koba, Bengkulu Utara.
Salah satunya adalah Opick Beke, crosser asal Lampung yang kini memegang Kartu Ijin Start (KIS) Jawa Tengah, tersebut justru tengah menyiapkan senjata dengan caranya sendiri: fisik dan stamina dipoles, konsentrasi ditingkatkan, lalu poin diburu di Bengkulu.
Yup.. Crosser dengan nama lengkap Muhamad Taufiq Hidayat ini membawa misi yang cukup jelas, yakni memperbaiki posisinya di klasemen sementara kelas SGC Open. Dan saat ini Opick berada di peringkat keenam dengan koleksi 116 poin. Dan melihat rapatnya perolehan poin antar-crosser, posisi Opick masih sangat mungkin berubah dalam dua seri tersisa. Dengan kata lain, pertarungan belum selesai.

Justru kondisi tersebut yang membuat Round 2 Bengkulu menjadi sangat penting. Satu hasil bagus bisa membuat seorang crosser melompat beberapa posisi sekaligus. Sebaliknya, kehilangan poin bisa membuat jarak semakin melebar.
Opick pun memilih tidak banyak bicara. Persiapan lebih banyak dilakukan di belakang layar, terutama menyangkut fisik dan stamina. Maklum, beban balap yang akan dihadapi Opick di Bengkulu tidak main-main. Bukan satu atau dua kelas, tetapi langsung empat kategori yang akan diikutinya. Mulai dari Bebek Modif, Trail STD 155, Sport Trail hingga SGC Open.
Ini jelas membutuhkan fisik yang prima. Bukan hanya soal kemampuan memacu motor, tetapi juga bagaimana menjaga konsentrasi dan stamina dari satu race menuju race berikutnya. Di sinilah persiapan fisik menjadi bagian penting dari strategi Opick. Turun di empat kelas sekaligus juga memperlihatkan bahwa Opick Beke tidak ingin setengah-setengah menghadapi pertarungan di Bengkulu.
Apalagi pada kelas SGC Open, persaingan menuju posisi terbaik masih terbuka lebar. Gap poin yang sangat rapat membuat klasemen sementara belum memberikan gambaran akhir siapa yang bakal berada di posisi atas. Dua seri tersisa masih menjadi ruang bagi para crosser untuk melakukan manuver poin. Termasuk Opick.
Dengan 116 poin yang sudah dikantongi, targetnya tentu bukan sekadar mempertahankan posisi keenam. Ada peluang untuk menyodok naik jika mampu mengamankan hasil maksimal di Bengkulu. Apalagi secara matematis, pertarungan masih terbuka. Round 2 menjadi kesempatan pertama untuk memangkas jarak. Setelah itu masih ada satu seri terakhir yang bisa menjadi penentu siapa yang benar-benar mampu mengumpulkan poin paling konsisten.

Dengan dukungan Tim nya Dimas PS – ZCND – MBPro – Acel171 – Koizumi – Pekajaman MX Team, yang dikomandani langsung oleh owner team Dimas PZ membuat Opick Beke punya modal percaya diri untuk menghadapi kerasnya persaingan SGC. Di lintasan, nama besar tim dan dukungan sponsor tetap harus diterjemahkan menjadi performa.
Itulah sebabnya Opick memilih mempersiapkan diri lebih serius. Fisik digenjot, stamina dijaga, empat kelas siap dilibas. Diam-diam, Opick Beke sedang menyiapkan momentum untuk mengubah posisi keenam menjadi sesuatu yang lebih tinggi. Bengkulu pun bakal menjadi medan pembuktian. | BL@CK_DJ




