Otospeed.id – Boyolali. Perhelatan Putaran 2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) MotoPrix Region 2 yang berlangsung di Sirkuit Gokart, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu – Minggu (13-14/6) kemarin, sukses mencuri perhatian pecinta balap motor Tanah Air. Bukan hanya menyajikan sebuah kemasan gelaran yang apik dan rapi saja, seri kedua ini juga mencatat peningkatan jumlah peserta yang sangat signifikan.
Antusiasme tinggi dari tim, pembalap, hingga komunitas balap menjadi bukti bahwa MotoPrix kembali menemukan momentumnya sebagai ajang balap paling bergengsi di level nasional. Peningkatan jumlah starter terlihat hampir di seluruh kelas yang dipertandingkan. Mulai dari kelas Expert, Novice, Rookie hingga Beginner dipenuhi oleh pembalap-pembalap muda berbakat dari berbagai daerah.
Ini terlihat dari grid position. Dari 22 grid yang tersedia, selalu terisi penuh di beberapa kelas utama. Paling terlihat adalah pada Kelas MP2 Bebek 4T TU 150cc Novice yang diikuti 26 starter. Kemudian pada Kelas MP3 Bebek 4T Std 150cc Rookie diikuti 27 starter. Di Kelas MP4 Bebek 4T Std 150cc Begginer diikuti 30 starter.
“Ini semakin menunjukkan bahwa MotoPrix semakin diminati sebagai wadah pembinaan dan pengembangan prestasi balap motor Indonesia. Atmosfer paddock pun terasa lebih hidup dengan kehadiran peserta dari berbagai provinsi yang datang membawa semangat kompetisi tinggi di ajang kompetisi balap motor dengan level tertinggi di tanah air”, ujar Frits Yohanes, selaku Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pengprov Jateng yang hadir mengikuti seluruh rangkaian.

Ini juga menguatkan bukti bahwa berbagai pembenahan dilakukan penyelenggara dan pengurus IMI dengan berbagai inovasi. Mulai dari peningkatan hadiah pembinaan, kemasan event yang lebih menarik, hingga penyiaran balapan melalui platform digital menjadi faktor yang mendorong semakin banyak pembalap untuk ikut berkompetisi.
Langkah-langkah tersebut dinilai sebagai salah satu faktor yang berhasil membangkitkan kembali gairah kejuaraan balap road race nasional di musim balap 2026. Harus diakui juga bahwa tahun-tahun sebelumnya, gelaran Kejurnas Motoprix sempat mengalami penurunan, terutama sekali terlihat adalah jumlah starternya.

Kesuksesan Putaran 2 di Boyolali menjadi bukti bahwa road race nasional masih memiliki daya tarik yang sangat kuat. Dengan jumlah peserta yang terus meningkat, dukungan sponsor yang semakin besar, serta antusiasme penonton yang luar biasa, MotoPrix 2026 layak disebut sedang memasuki era kebangkitan baru. | BL@CK_DJ




