Otospeed.id – Boyolali. Tolok ukur suksesnya penyelenggaraan Kejurnas Motoprix 2026 Region 2 Putaran 2 di Sirkuit Gokart Boyolali (13-14/6) kemarin, tak hanya ditentukan oleh banyaknya starter yang ikut, atau keseruan jalannya balap saja. Di balik jalannya event yang tertib, aman, dan lancar, terdapat peran penting dua penyedia jasa pengamanan event, yakni Garda Lingga Guard dan Boy Guard Indonesia, yang menunjukkan sinergi luar biasa sepanjang gelaran berlangsung.
Kolaborasi kedua tim pengamanan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kenyamanan seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pembalap, mekanik, official, sponsor, hingga ribuan penonton yang memadati area sirkuit. Padahal menurut info yang Otospeed.id (OS) terima, ini adalah pertama kalinya kedua tim ini bekerja sama. Namun bisa langsung menyatu dan kompak.

“Sinergi dengan Garda Lingga terjalin bagus, kerjasama dan komunikasi juga baik, intinya solid, kompak dan saling mendukung”, tutur Yoga Agung Nugroho selaku Manager Boy Guard Indonesia. Hal ini juga di amini oleh Kusworo, owner Garda Lingga Guard. “Alhamdulillah, kerjasama terjalin baik, meski baru pertama kerjasama namun sama-sama cepat saling menyesuaikan”, ujarnya.
Yup, dengan pembagian tugas yang terstruktur dan komunikasi yang berjalan efektif, Garda Lingga dan Boy Guard mampu mengawal seluruh rangkaian kegiatan sejak proses persiapan, sesi latihan bebas, kualifikasi, hingga balapan utama. Pengamanan area paddock, akses keluar-masuk peserta, tribun penonton, hingga zona VIP berjalan dengan baik tanpa kendala berarti.
Kehadiran personel pengamanan yang profesional juga memberikan rasa aman bagi seluruh stakeholder event. Mereka tidak hanya bertugas menjaga ketertiban, tetapi juga aktif membantu mengarahkan penonton, mengatur arus kendaraan, serta melakukan langkah-langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Sinergi yang dibangun antara Garda Lingga dan Boy Guard menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah event olahraga nasional membutuhkan kerja sama lintas sektor yang solid. Keduanya mampu beradaptasi dengan dinamika event balap yang memiliki tingkat mobilitas tinggi dan melibatkan banyak pihak dalam waktu yang bersamaan.
Keberhasilan pengamanan Kejurnas Motoprix 2026 Seri 2 Boyolali juga menjadi bukti bahwa profesionalisme dan kekompakan merupakan kunci utama dalam mendukung kesuksesan sebuah event berskala nasional. Garda Lingga dan Boy Guard tidak hanya menjalankan tugas sebagai petugas keamanan, tetapi juga menjadi bagian penting dari ekosistem penyelenggaraan olahraga otomotif Indonesia.
Melalui kerja sama yang harmonis dan dedikasi tinggi di lapangan, kedua perusahaan jasa pengamanan tersebut berhasil memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan atmosfer balap yang aman, nyaman, dan kondusif. Sebuah kolaborasi yang layak mendapat apresiasi dan dapat menjadi contoh bagi penyelenggaraan event-event besar lainnya di masa mendatang. | BL@CK_DJ




