Otospeed.id – Itali. Tim Honda HRC menuntaskan hari pertama putaran ketujuh Kejuaraan Dunia Superbike (WorldSBK) 2025 di Sirkuit Misano Marco Simoncelli, Italia, dengan fokus utama pada pengembangan setelan motor dan persiapan balapan.
Pebalap asal Thailand, Somkiat Chantra, bersama pebalap pengganti Ryan Vickers, memanfaatkan dua sesi latihan bebas yang berlangsung pada Jumat (18/7) untuk mengumpulkan data penting menjelang sesi Superpole dan Race 1 yang digelar Sabtu.
Pada klasemen gabungan hari pertama, Chantra menempati posisi ke-19, sementara Vickers berada di urutan ke-21. Sesi latihan bebas pertama (FP1) berlangsung dalam kondisi cuaca cerah dan lintasan kering. Chantra langsung melanjutkan program pengembangan yang sebelumnya dilakukan saat tes Misano dan seri Aragón.
Strategi tersebut bertujuan untuk menemukan basis setelan motor terbaik yang dapat digunakan sepanjang akhir pekan balap. Hasilnya, pebalap Honda HRC itu mencatat waktu terbaik 1 menit 34,356 detik dan mengakhiri FP1 di posisi ke-19.

Meski belum mampu menembus kelompok terdepan, Chantra menunjukkan konsistensi dalam menjalankan program tim untuk meningkatkan performa motor Honda CBR1000RR-R Fireblade. Sementara itu, Ryan Vickers yang ditunjuk menggantikan Jake Dixon pada seri Misano menjalani proses adaptasi dengan pendekatan yang lebih bertahap.
Pebalap asal Inggris tersebut terakhir kali bekerja bersama Honda HRC saat menjalani tes satu hari di Jerez pada Oktober tahun lalu. Karena itu, sesi latihan bebas pertama dimanfaatkan untuk kembali mengenal karakter motor dan metode kerja tim.
Vickers menyelesaikan 17 putaran dan membukukan waktu terbaik 1 menit 35,362 detik, yang menempatkannya di posisi ke-21. Memasuki sesi latihan bebas kedua (FP2), temperatur lintasan meningkat dibanding pagi hari. Meski demikian, baik Chantra maupun Vickers mampu memperbaiki catatan waktu mereka.
Chantra mencatatkan waktu tercepat 1 menit 34,002 detik, atau lebih cepat sekitar tiga persepuluh detik dibanding FP1. Namun, hasil tersebut belum cukup untuk memperbaiki posisinya di klasemen gabungan sehingga ia tetap berada di urutan ke-19. Di sisi lain garasi Honda HRC, Vickers juga menunjukkan perkembangan positif. Setelah melakukan sejumlah perubahan setelan motor bersama kru teknis, ia berhasil memangkas waktu hampir tujuh persepuluh detik dari catatan pagi hari.
Vickers menutup FP2 dengan lap terbaik 1 menit 34,693 detik, sekaligus mempertahankan posisi ke-21 dalam klasemen gabungan. Meski hasil latihan bebas belum membawa kedua pebalap ke posisi yang lebih kompetitif, Honda HRC memperoleh data penting untuk menentukan arah pengembangan setelan motor menjelang sesi krusial akhir pekan ini.
Chantra dan Vickers akan melanjutkan pekerjaan mereka pada sesi Superpole yang menentukan posisi start, sebelum menghadapi Race 1 WorldSBK Misano 2025. Dengan berbagai penyesuaian yang masih terus dilakukan, Honda HRC berharap mampu meningkatkan performa motor dan bersaing lebih dekat dengan para pebalap papan atas saat balapan berlangsung. |OS




