Sumatera Cup Prix Konsisten Angkat Kearifan Lokal, Tari Piring dan Tari Pasambahan hingga Umbrella Girl Berbusana Adat Jadi Identitas Event

Photo: istmw

Otospeed.id – Padang. Sumatera Cup Prix (SCP) kembali membuktikan diri bukan sekadar ajang adu cepat para pebalap di lintasan. Dikemas oleh promotor Dragon Event Organizer, SCP terus konsisten dalam mengangkat kearifan lokal sebagai identitas utama di setiap seri yang digelar di berbagai daerah di Pulau Sumatera.

Komitmen tersebut kembali terlihat pada gelaran SCP Padang, di mana seremoni pembukaan berlangsung semarak dengan penampilan Tari Piring dan Tari Pasambahan, tarian tradisional khas Minangkabau yang sarat makna penghormatan kepada tamu. Penampilan tari ini menjadi simbol penyambutan sekaligus bentuk penghargaan kepada para tamu undangan, pejabat daerah, sponsor, komunitas otomotif, serta seluruh pihak yang hadir menyaksikan gelaran balap bergengsi tersebut.

Kehadiran unsur budaya dalam pembukaan menjadi bukti bahwa Sumatera Cup Prix tidak hanya menghadirkan tontonan balap yang kompetitif, tetapi juga menjadi ruang promosi kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat luas. Ini juga terlihat dari gate start unik di setiap seri SCP yang selalu beda tiap kota.

Dengan semangat mengangkat budaya, oleh Dragon Event Organizer, gate start selalu membawa identitas budaya lokal atau kisah cerita rakyat di daerah dimana SCP digelar. seperti pada gelaran SCP putaran pertama di Padang, Sabtu – Minggu, 11-12 Juli kemarin.

Tak hanya itu, ciri khas lain yang selalu melekat pada Sumatera Cup Prix adalah penampilan umbrella girl yang berbeda dari event balap pada umumnya. Jika di banyak kejuaraan balap umbrella girl identik dengan busana minim, maka di SCP justru tampil anggun mengenakan busana adat daerah sesuai lokasi penyelenggaraan seri.

Konsep tersebut menjadi identitas yang terus dipertahankan Dragon Event Organizer. Penampilan para umbrella girl dengan balutan pakaian adat menghadirkan kesan elegan, berkelas, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada ribuan penonton yang hadir langsung maupun yang menyaksikan melalui media sosial.

Alih-alih mengandalkan kesan glamor, SCP menghadirkan daya tarik yang lebih berkarakter melalui perpaduan dunia motorsport dan budaya daerah. Tidak sedikit penonton yang mengabadikan momen tersebut karena dinilai unik dan menjadi pembeda dibandingkan event balap lainnya di Indonesia.

Lebih dari sekadar hiburan, kehadiran SCP juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Setiap penyelenggaraan SCP mampu menggerakkan sektor UMKM lokal, mulai dari kuliner, fesyen, suvenir, hingga berbagai pelaku usaha kecil yang memanfaatkan ramainya pengunjung selama event berlangsung.

Perputaran ekonomi yang tercipta menjadi salah satu nilai tambah dari penyelenggaraan SCP, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh dunia balap, tetapi juga oleh masyarakat sekitar.

CEO Dragon Event Organizer, Haji Mawan Dragon, menegaskan bahwa mengangkat budaya dan tradisi lokal merupakan komitmen yang akan terus dipertahankan dalam setiap event yang dikemas Dragon Event Organizer.

“Sejak awal kami ingin Sumatera Cup Prix memiliki identitas yang berbeda. Balapan bukan hanya soal kecepatan di lintasan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan budaya daerah. Karena itu, di setiap seri kami selalu menghadirkan seni dan tradisi lokal, mulai dari tarian penyambutan, busana adat yang dikenakan umbrella girl, hingga melibatkan pelaku UMKM setempat. Kami ingin setiap daerah yang menjadi tuan rumah merasa bangga karena budaya mereka mendapat panggung di event nasional seperti Sumatera Cup Prix,” ujar Haji Mawan Dragon.

Menurutnya, konsep tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara olahraga otomotif dengan pelestarian budaya. Dragon Event Organizer ingin menghadirkan event balap yang tidak hanya sukses dari sisi kompetisi, tetapi juga memberikan nilai budaya, sosial, dan ekonomi bagi daerah penyelenggara.

Dengan konsistensi tersebut, Sumatera Cup Prix kini semakin dikenal sebagai kejuaraan balap yang memiliki karakter kuat. Ajang ini bukan hanya menjadi panggung para pebalap terbaik Sumatera dan nasional, tetapi juga menjadi etalase budaya daerah yang dikemas secara modern tanpa meninggalkan akar tradisi.

Melalui perpaduan antara kompetisi balap, seni budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, Sumatera Cup Prix terus mempertegas posisinya sebagai salah satu event motorsport paling berkarakter di Indonesia. | BL@CK_DJ