AHM Resmikan Pos AHASS TEFA Ke-31, Siswa SMK Kini Belajar Langsung Standar Industri Otomotif

General Manager Astra Honda Motor Ahmad Muhibbuddin (kiri kedua), Kepala Wilayah Astra Motor Jawa Tengah Budi Yanto (Kiri) bersama Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari (tengah), Majlis Dikdasmen dan PNF pimpinan Pusat Muhammadiyah Bakhrun Dahlan (kanan kedua), dan Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Weleri Maulana Malik Ibrohim (kanan) melakukan prosesi pemotongan pita sebagai simbolis peresmian Pos AHASS TEFA SMK Muhammadiyah 3 Weleri

                  Otospeed.id – Jakarta. PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Astra Motor Jawa Tengah terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor otomotif melalui pendidikan vokasi. Langkah terbaru diwujudkan dengan meresmikan Pos AHASS Teaching Factory (TEFA) di SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Peresmian ini menjadikan SMK Muhammadiyah 3 Weleri sebagai Pos AHASS Teaching Factory ke-31 di Indonesia. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri, sekaligus memberikan pengalaman kerja nyata bagi siswa sebelum terjun ke dunia profesional.

Acara pengukuhan Pos AHASS TEFA tersebut turut disaksikan oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari. Menurutnya, kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan menjadi langkah strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten untuk mendukung perkembangan kawasan industri di Kabupaten Kendal.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Astra Honda Motor yang telah luar biasa mendukung pendidikan vokasi hingga mengantarkan SMK Muhammadiyah 3 Weleri menjadi yang terbaik di Indonesia. Seiring dengan langkah Pemerintah Kabupaten Kendal yang tengah menyiapkan kawasan industri otomotif, kami sangat berharap para alumni terampil dari SMK binaan AHM ini dapat terserap optimal di sana. Ke depan, semoga program hebat ini bisa diperluas untuk merangkul serta memajukan SMK-SMK lain di seluruh wilayah Kendal,” ujar Dyah Kartika.

Penyerahan sertifikat Pos AHASS TEFA SMK Muhammadiyah 3 Weleri dari General Manager Astra Honda Motor Ahmad Muhibbuddin (kanan keempat) kepada Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Weleri Maulana Malik Ibrohim (kiri keempat)

Sebelum diresmikan sebagai Pos AHASS TEFA, SMK Muhammadiyah 3 Weleri telah mencatat prestasi membanggakan dengan meraih predikat SMK Mitra Binaan Astra Honda Best of The Best 2025 dalam ajang Festival Vokasi Satu Hati 2026 yang diselenggarakan AHM.

Penghargaan tersebut menjadi bukti kualitas pendidikan dan pembinaan yang telah dijalankan sekolah dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi tinggi di bidang teknik dan bisnis sepeda motor. Dengan hadirnya Pos AHASS TEFA, kualitas pembelajaran diharapkan semakin meningkat karena siswa dapat belajar langsung melalui praktik layanan bengkel berstandar industri.

                  Pos AHASS TEFA tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembelajaran, tetapi juga memberikan layanan purna jual bagi konsumen sepeda motor Honda di wilayah Weleri dan sekitarnya. Melalui fasilitas ini, siswa memperoleh pengalaman langsung dalam menjalankan operasional bengkel resmi Honda, mulai dari menerima konsumen, melakukan diagnosis kerusakan, servis berkala, hingga penggantian suku cadang asli Honda.

“Pengalaman praktik di Pos AHASS TEFA membantu kami memahami standar kerja industri secara langsung dan mempersiapkan diri untuk memberikan layanan yang profesional kepada konsumen.” ujar Nasrul Aburizal siswa kelas XII TSM SMK Muhammadiyah 3 Weleri.

Untuk menunjang kegiatan belajar sekaligus pelayanan kepada masyarakat, Pos AHASS TEFA dilengkapi empat pit kerja yang mampu melayani hingga 16 unit sepeda motor Honda setiap hari.

General Manager Astra Honda Motor Ahmad Muhibbuddin (kiri), Kepala Wilayah Astra Motor Jawa Tengah Budi Yanto (kanan) bersama Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari (tengah) sedang mengunjungi area bengkel Pos AHASS TEFA di SMK Muhammadiyah 3 Weleri

Layanan yang tersedia meliputi servis berkala, penggantian oli, pemeriksaan kendaraan, hingga penyediaan Honda Genuine Parts (HGP) sebagai suku cadang asli Honda. Konsumen juga dapat memanfaatkan layanan konsultasi di area front desk serta menikmati ruang tunggu yang nyaman selama proses servis berlangsung.

Seluruh pekerjaan servis dilakukan oleh siswa yang telah dinyatakan kompeten melalui Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Astra Honda. Proses pengerjaan juga berada di bawah pengawasan langsung teknisi AHASS Dealer Astra Motor Weleri sehingga kualitas layanan tetap sesuai standar Honda.

“Melalui Pos AHASS TEFA, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktik yang lebih nyata, tetapi juga belajar menerapkan standar pelayanan dan kualitas kerja industri secara langsung. Kami berharap fasilitas ini dapat meningkatkan kesiapan mereka untuk memasuki dunia kerja profesional dan mendukung perkembangan dan kemajuan daerah,” ujar Ahmad Muhibbuddin General Manager Corporate Communication AHM.

Program Teaching Factory yang dikembangkan AHM bersama jaringan Main Dealer Honda telah menjadi bagian dari pengembangan pendidikan vokasi sejak 2010 melalui implementasi kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda. Program ini terus diperluas guna mencetak generasi muda yang memiliki kompetensi, daya saing, dan kesiapan kerja sesuai kebutuhan industri otomotif nasional. |ADV