Otospeed.id – Semarang. Punya hobi kebut-kebutan, ingin merasakan atmosfer balap sesungguhnya, tetapi belum siap terjun ke kejuaraan resmi? Gelaran Pemuda Drag Setting yang bakal berlangsung di Sirkuit Mijen, Semarang, pada 30 Oktober 2026 mendatang, mencoba menjawab kebutuhan tersebut.
Digagas oleh Ganesha Event Organizer (GEO), agenda ini bukan sekadar balapan biasa, bukan pula latihan bersama (latber) biasa yang hanya berorientasi pada aktivitas di lintasan. Lebih dari itu, Pemuda Drag Setting dirancang sebagai wadah bagi para pehobi balap untuk menyalurkan kegemaran mereka dalam sebuah event yang dikemas dengan atmosfer layaknya kejuaraan sesungguhnya.
Menariknya, meski berkonsep latihan, penyelenggara menghadirkan sejumlah elemen penting yang identik dengan perlombaan resmi. Mulai dari penggunaan sirkuit resmi, rekomendasi resmi Ikatan Motor Indonesia (IMI), fasilitas timing system untuk mengukur catatan waktu, hingga trofi penghargaan bagi peserta.

Konsep inilah yang menjadi pembeda. Para pehobi tidak hanya datang untuk memacu motor, tetapi juga bisa merasakan pengalaman mengikuti sebuah event balap dengan sistem pengukuran waktu dan apresiasi atas hasil yang mereka raih dengan biaya registrasi yang murah meriah.
Di tengah tingginya minat terhadap dunia balap motor, harus diakui tidak semua pehobi langsung memiliki keberanian atau kesiapan untuk mengikuti kejuaraan resmi. Ada yang masih ingin menguji kemampuan motor, mencoba hasil setting mesin, memperbaiki teknik start, atau sekadar merasakan atmosfer kompetisi sebelum benar-benar terjun ke arena balap.
Kebutuhan inilah yang coba dijembatani Ganesha EO melalui Pemuda Drag Setting. Sebagai promotor sekaligus pemerhati balap, Ganesha EO melihat bahwa hobi otomotif membutuhkan ruang penyaluran yang tepat. Ketimbang menyalurkan hasrat adu kecepatan di jalan raya, para pehobi bisa diarahkan menuju lintasan yang sesuai, dengan sistem pelaksanaan yang lebih terstruktur.
Lewat konsep tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan lingkungan balap yang sesungguhnya. Mereka bisa mengenal atmosfer sirkuit, merasakan tekanan saat melakukan start, memantau catatan waktu, sekaligus mengevaluasi performa motor dan kemampuan berkendara.
Artinya, Pemuda Drag Setting tidak hanya berbicara soal siapa yang paling cepat. Ada pengalaman, proses belajar, dan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan yang bisa didapatkan dari kegiatan ini. Catat waktu dan tanggalnya ya luuurrr… | BL@CK_DJ




