Otospeed.id – Yogyakarta. Kampas rem merupakan komponen penting pada sepeda motor yang berfungsi mengurangi laju kendaraan. Jika kondisinya aus atau tipis, risiko kerusakan pada tromol maupun piringan cakram bisa terjadi, bahkan berujung pada kecelakaan.
“Kampas rem jika sudah tipis atau aus dapat berakibat ke komponen lainnya seperti tromol dan piringan cakram. Sehingga perlu diperhatikan oleh setiap pengendara agar rutin melakukan cek dan mengganti kampas rem agar rem dapat bekerja dengan baik”, ujar Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta Danang Priyo Kumoro.
Sebagai bagian dari edukasi konsumen serta kepedulian perusahaan terhadap keselamatan berkendara, Astra Motor Yogyakarta berbagi info #Cari_Aman mengenai waktu yang tepat untuk mengganti kampas rem melalui Info Ala Honda Istimewa.
Pengendara dapat mendeteksi kondisi Kampas rem yang aus atau tipis dengan memperhatikan hal-hal berikut :
- Penyetelan handel/pedal rem tidak benar (Rem Tromol).
- Kampas rem terkontaminasi.
- Kampas rem aus.
- Tromol rem aus.
- Handel/pedal rem terasa lunak atau seperti spons (Rem Hidrolik).
- Handel/pedal rem keras.
- Rem terasa seret
Selain memperhatikan tanda-tanda di atas, penggantian kampas rem juga disarankan setiap 6.000 km atau sesuai jadwal perawatan berkala di buku pedoman pemilik kendaraan.
Untuk menjaga performa pengereman tetap maksimal, gunakan kampas rem original seperti Honda Genuine Parts (HGP). Kampas rem asli memiliki daya cengkeram optimal serta tahan panas, sehingga tetap pakem dalam kondisi jalan kering maupun basah. Rutin memeriksa kondisi rem adalah langkah sederhana untuk menjaga keselamatan berkendara. Jangan tunggu rem bermasalah baru mengganti kampasnya. |ADV




