Otospeed.id – Boyolali. Ada yang mulai mencurigakan dari M. Zidane Alnesa Pratama! Crosser asal Jawa Timur yang selama ini lebih akrab dengan suara mesin garuk tanah, lumpur, roost dan pertarungan di trek motocross maupun grasstrack, kini justru terciduk sedang asyik bermain di aspal. Bukan sehari. Bukan sekadar mampir mencoba.
Mulai dari Senin (28/9) lalu dan Rabu (30/9) ini, Zidane terpantau menjalani latihan road race secara intensif di Sirkuit Gokart Boyolali dibawah pantauan Wawan Tembong, freestyler juara Asia yang juga seorang pembalap road race.
Nah, ini yang bikin mulai muncul tanda tanya besar. Apakah Zidane mulai pindah jalur dari tanah ke aspal? Atau jangan-jangan para pembalap road race memang harus mulai pasang radar? Sebab kalau cuma sekadar iseng, kenapa sampai dua hari penuh? Dari Garuk Tanah, Kok Sekarang Main Aspal?

Zidane sendiri tidak menampik bahwa aktivitasnya di lintasan aspal kali ini memang berawal dari rasa penasaran sekaligus ingin kembali mencoba road race. Namun ada satu fakta menarik. Sebelum kemudian serius menekuni motocross dan grasstrack, Zidane ternyata pernah bermain road race sekitar empat tahun lalu.
Artinya, dunia aspal bukan sesuatu yang benar-benar asing bagi pembalap muda tersebut. Setelah itu, fokus Zidane lebih banyak dicurahkan untuk balap garuk tanah. Kariernya pun berkembang di jalur tersebut. Tetapi dua hari ini seperti membuka kembali memori lama. Motor road race, racing line, pengereman, late braking dan feeling menikung kembali menjadi santapan Zidane.
Dan yang bikin tambah menarik, feeling-nya ternyata belum hilang! Ini bagian yang cukup bikin penasaran. Menurut Zidane, pada latihan awal Senin lalu, catatan waktunya masih berada di kisaran 1 menit 800 detik. Namun setelah terus mencoba dan melakukan penyesuaian, waktunya mulai terkikis. Hari demi hari, lap time semakin membaik. Sampai akhirnya pada sesi latihan Rabu, Zidane berhasil mencatat waktu 56 detik.
“Awal mulai mencoba hari Senin kemarin, time-nya masih 1 menit 800 second. Kemudian mencoba lagi sampai time-nya mulai turun lebih baik lagi, dan terakhir hari ini (Rabu) time-nya dapat 56 detik,” tutur Zidane.

Nah! Kalau melihat progres seperti ini, pertanyaannya bukan lagi sekadar “Zidane bisa main road race atau tidak?” Tetapi justru mulai muncul pertanyaan lain: “Seberapa jauh Zidane akan membawa eksperimen ini?” Karena dari cerita dua hari latihan tersebut, terlihat ada proses adaptasi yang terus berjalan.
Zidane memang menyebut awalnya hanya ingin iseng mencoba kembali road race. Tetapi istilah “iseng” ini mulai terasa agak mencurigakan ketika dilakukan selama dua hari. Apalagi catatan waktunya terus mengalami peningkatan.
Pembalap motocross atau grasstrack yang sudah terbiasa dengan karakter motor tanah sebenarnya punya modal berbeda ketika masuk ke aspal. Feeling terhadap motor, keberanian melakukan pengereman dan kemampuan membaca momentum tetap menjadi modal penting. Bedanya, aspal menuntut presisi yang berbeda.
Dan Zidane kini terlihat sedang mengasah kembali semua itu. Apakah latihan dua hari ini cuma menjadi selingan di tengah kesibukannya sebagai crosser? Atau justru sedang menjadi bab pertama dari cerita baru Zidane di dunia road race? Belum ada jawaban resmi.
Yang jelas, kalau eksperimen ini berlanjut dan Zidane benar-benar memutuskan turun serius di road race, peta persaingan bisa menjadi semakin menarik. Seorang pembalap yang sudah ditempa kerasnya pertarungan motocross dan grasstrack, kemudian membawa pengalaman tersebut ke lintasan aspal.
Bukan berarti otomatis langsung menjadi ancaman. Tetapi satu hal sudah terlihat: Zidane ternyata masih punya feeling road race. Dan dua hari latihan di Boyolali seolah menjadi alarm kecil. Bisa saja setelah ini Zidane kembali ke lumpur dan melanjutkan pertarungannya seperti biasa. Namun bisa juga cerita berubah.
Hari ini masih disebut “iseng”. Besok? Bisa jadi malah benar-benar jatuh hati pada aspal. Jadi buat para pembalap road race, sepertinya tidak ada salahnya mulai melirik ke belakang. Jangan-jangan dari balik tikungan berikutnya, sudah muncul M. Zidane Alnesa Pratama dengan motor road race-nya! | BL@CK_DJ




