Ramadhipa Tampil Konsisten di Aragon, Kans Tiga Besar Moto3 Junior Ditentukan di Misano

                   Otospeed.id – Jakarta. Pertarungan ketat di MotorLand Aragón, Spanyol, menjadi panggung bagi M. Kiandra Ramadhipa untuk kembali menunjukkan kecepatannya di ajang FIM MotoJunior World Championship 2026.

                   Turun dengan Honda Asia-Dream Racing Junior Team, Ramadhipa berhasil dua kali bersaing di kelompok terdepan dalam dua race yang berlangsung pada Minggu (27/9/2026). Hasilnya, ia membawa pulang podium kedua dari race 1 dan finish keempat pada race 2.

                   Dua hasil tersebut membuat koleksi poin Ramadhipa bertambah menjadi 113. Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) itu kini berada di posisi keempat klasemen sementara, dengan jarak 23 poin dari posisi ketiga.

                   Memulai race 1 dari posisi kelima, Ramadhipa langsung memperlihatkan ritme balap yang kompetitif. Baru satu lap berjalan, posisi keempat sudah berhasil diamankan. Kecepatan Ramadhipa bersama NSF250RW kemudian semakin terlihat. Dua lap berikutnya, ia mampu mengambil alih posisi terdepan dan masuk dalam persaingan ketat di grup utama.

                   Bukan balapan yang mudah. Sebanyak 12 pebalap berada dalam rombongan depan sehingga perbedaan posisi sangat tipis. Situasi tersebut membuat pertarungan berlangsung hingga lap terakhir. Ramadhipa mampu mempertahankan posisinya di depan dan terus memberikan tekanan menjelang finis. Namun, ia akhirnya harus puas berada di posisi kedua dengan selisih hanya 0,037 detik dari pemenang. Persaingan belum berhenti di race kedua. Ramadhipa kembali berada di rombongan depan sejak awal balapan dan bahkan sempat memimpin pada lap kelima.

                   Memasuki bagian akhir lomba, persaingan semakin rapat. Kondisi lintasan yang lebih panas turut membuat race 2 terasa lebih berat bagi para pebalap. Ramadhipa masih berada dalam perebutan posisi podium sampai lap terakhir. Namun, momentum berubah ketika dua pebalap memanfaatkan slipstream di trek lurus menjelang garis finis.

                   Keduanya berhasil melewati Ramadhipa, sehingga pebalap Indonesia tersebut harus menyelesaikan race 2 di posisi keempat. “Saya merasa percaya diri di kedua balapan. Race 1 berjalan cukup baik dan saya berhasil meraih podium. Pada Race 2, kondisi lintasan lebih panas sehingga balapan terasa lebih sulit,” ujar Ramadhipa.

                   Meski tidak kembali naik podium, ia menilai tambahan poin dari Aragón tetap penting untuk menjaga peluang di klasemen.

                   “Saya terus berusaha hingga tikungan terakhir dan berhasil finis di posisi keempat. Meski begitu, saya tetap mendapatkan poin penting di Aragón dan membuka peluang lebih besar untuk dapat meraih posisi tiga besar klasemen pebalap di akhir musim,” lanjutnya.

                   Hasil di Aragón membuat persaingan Ramadhipa untuk masuk tiga besar belum berakhir. Dengan 113 poin, ia masih memiliki kesempatan untuk memangkas selisih 23 poin dari posisi ketiga.

                   Kesempatan terakhir tersebut akan hadir di Misano, Italia. Putaran penutup FIM MotoJunior World Championship 2026 dijadwalkan berlangsung di Misano World Circuit Marco Simoncelli pada 16-18 Oktober mendatang.

                   Ramadhipa pun bertekad memanfaatkan seri terakhir tersebut untuk menutup musim dengan hasil maksimal. “Masih terdapat satu kesempatan di Misano. Saya akan berusaha keras, terima kasih untuk seluruh tim dan semua yang mendukung,” kata Ramadhipa.

                   “Keberhasilannya raih podium 2 di race 1 dan finish di posisi 4 pada race 2 semoga jadi modal positif bagi Ramadhipa untuk menghadapi seri terakhir di Misano. Semoga Ramadhipa bisa memaksimalkan potensinya dan menutup musim dengan performa terbaiknya,” ujar Andy Wijaya selaku General Manager Marketing Planning and Analysis AHM.

                    Dengan satu seri tersisa, perhatian kini beralih ke Misano. Ramadhipa membutuhkan hasil maksimal dalam balapan penutup musim untuk memperjuangkan posisinya di klasemen akhir Moto3 Junior World Championship. |ADV