Otospeed.id – Portugal. Kemenangan Muhammad Kiandra Ramadhipa pada putaran kedua Moto3 Junior World Championship 2026 di Estoril menjadi salah satu balapan terbaik dalam kariernya sejauh ini.
Meski hanya memulai balapan dari posisi ketujuh, pebalap muda Indonesia tersebut mampu tampil tenang dan konsisten menghadapi persaingan ketat yang berlangsung sejak lap pertama.
Alih-alih memaksakan diri di awal balapan, Ramadhipa memilih menjaga ritme dan terus berada dalam kelompok terdepan.
Strategi tersebut terbukti efektif karena membuatnya tetap memiliki peluang menyerang saat balapan memasuki fase krusial.
Manuver Cornering Jadi Senjata Utama
Salah satu faktor yang menjadi kunci keberhasilan Ramadhipa adalah kemampuan cornering yang sangat baik. Memasuki lap kedelapan, ia berhasil menembus posisi tiga besar melalui manuver yang presisi saat memasuki tikungan. Kemampuan tersebut membuatnya mampu menghemat waktu sekaligus mempertahankan kecepatan saat keluar tikungan.
Sepanjang balapan, Ramadhipa beberapa kali terlibat duel sengit dengan para rival dan mampu mempertahankan posisinya berkat teknik berkendara yang semakin matang.
Serangan Penentu di Lap Terakhir
Momen paling menentukan terjadi pada lap terakhir. Saat berada di posisi ketiga, Ramadhipa melihat celah untuk menyerang dan langsung melakukan manuver agresif yang membawanya ke posisi pertama.
Meski tekanan dari para rival terus berlangsung hingga tikungan terakhir, ia berhasil menjaga fokus dan mempertahankan keunggulan hingga garis finis.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan perdana Ramadhipa di Moto3 Junior World Championship sekaligus salah satu hasil terbaik Indonesia di ajang tersebut dalam beberapa tahun terakhir. |OS




