Otospeed.id – Jambi. Dari pembalap grasstrack dan road race hingga menjadi salah satu figur penting di tubuh Ikatan Motor Indonesia (IMI), H. Mawan Dragon memiliki perjalanan panjang yang tidak sekadar dipenuhi prestasi, tetapi juga pengabdian. Setelah 15 tahun menjadi atlet dan 18 tahun berkecimpung di organisasi, kini ia maju sebagai calon Ketua IMI Pengprov Jambi.
Tidak banyak tokoh di dunia otomotif daerah yang bisa mengatakan bahwa sebagian besar perjalanan hidupnya dihabiskan untuk balap dan organisasi. Dan H. Mawan Dragon adalah salah satunya.
Jika ditarik ke belakang, perjalanan pria asal Jambi yang punya nama lengkap Haji Darmawansyah ini sudah dimulai sejak 1993. Ini berawal ketika ia pertama kali turun di ajang grasstrack. Setelah itu, dua tahun kemudian, tantangan baru dicoba dengan terjun ke dunia road race pada 1995.

Bagi H. Mawan, balap bukan sekadar hobi. Lintasan menjadi tempat menempa mental, disiplin, keberanian sekaligus membawa nama daerah. Selama kurang lebih 15 tahun menjadi atlet balap, Ia menjalani berbagai kompetisi hingga akhirnya mendapatkan kesempatan yang menjadi salah satu titik penting dalam kariernya: terpilih sebagai atlet balap untuk mewakili Jambi pada PON Kaltim 2008.
Perjalanan sebagai pembalap kemudian bertransformasi menjadi perjalanan pengabdian di organisasi. Dan sejak 2008 hingga sekarang, namanya tetap berada di lingkungan Ikatan Motor Indonesia (IMI). Totalnya bukan waktu yang singkat. 33 tahun mengabdi untuk dunia otomotif, 15 tahun sebagai atlet dan 18 tahun di organisasi IMI.
Pengalaman panjang sebagai pembalap menjadi modal yang kemudian dibawa H. Mawan ketika masuk lebih dalam ke dunia organisasi. Sejak 2008, ia tercatat sebagai pengurus IMI Jambi. Pengalaman tersebut terus berkembang hingga dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis. H. Mawan pernah dipercaya sebagai Ketua Harian IMI Provinsi Jambi periode 2016-2022, kemudian kembali mengemban posisi Ketua Harian IMI Jambi untuk periode 2021-2026.

Tidak berhenti di level provinsi, pengalaman H. Mawan juga membawanya masuk ke struktur IMI Pusat. Ia pernah menjadi Anggota Komisi Roda 2 IMI Pusat periode 2016-2025, kemudian dipercaya sebagai Ketua Komisi IMI Pusat 2023-2025. Dan pada 2025, tanggung jawabnya semakin besar setelah dipercaya sebagai Direktur On Road IMI Pusat.
Rangkaian jabatan tersebut menunjukkan satu hal: H. Mawan bukan figur yang baru muncul menjelang momentum Musprov. Ia sudah berada di dalam ekosistem IMI selama bertahun-tahun dan memahami dinamika organisasi dari dekat. Singkatnya soal pengalaman di IMI, H. Mawan sudah terbukti dan teruji.
Menariknya, rekam jejak H. Mawan tidak hanya berada di dunia otomotif. Ia juga memiliki pengalaman dalam berbagai organisasi dan kelembagaan di Jambi. H. Mawan pernah dipercaya sebagai Ketua GAPENSI Kabupaten Batanghari periode 2015-2019, kemudian menjadi Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Batanghari periode 2016-2018.
Di bidang olahraga, ia juga pernah mengemban amanah sebagai Wakil Ketua I KONI Kabupaten Batanghari. Pengalaman tersebut memperluas perspektifnya mengenai bagaimana sebuah organisasi olahraga harus bekerja. Tidak hanya berbicara soal kompetisi, tetapi juga pembinaan atlet, tata kelola, komunikasi antarkomunitas, hingga bagaimana olahraga bisa memberikan dampak bagi daerah. Dan semua pengalaman tersebut kini menjadi bagian dari modal yang dibawa H. Mawan menuju kontestasi Ketua IMI Pengprov Jambi.
Di luar struktur organisasi, H. Mawan juga memiliki pengalaman sebagai pelaku event otomotif. Melalui Dragon Event Organizer, ia terlibat dalam penyelenggaraan berbagai event dan series seperti Sumatera Cup Prix (SCP), Sumatera Drag Championship (SDC), Sumatera Grasstrack Championship (SGC), LFN Series hingga Java Race.

Pengalaman di dunia event ini memberikan pemahaman lain tentang bagaimana sebuah kejuaraan harus dikemas dan dijalankan. Mulai dari teknis perlombaan, peserta, tim, sponsor, komunitas, hingga penonton, semuanya membutuhkan pengelolaan yang tidak sederhana. Bagi seorang mantan pembalap, pengalaman tersebut menjadi menarik karena H. Mawan pernah merasakan dunia balap dari dua sisi sekaligus: sebagai orang yang berada di balik setang dan sebagai orang yang mengelola pertandingan.
Jika perjalanan tersebut dirangkum dalam satu angka, maka jawabannya adalah 33 tahun. Tiga dekade lebih. Di dalamnya ada kemenangan dan kekalahan. Ada pengalaman sebagai atlet. Ada pengalaman mengurus organisasi. Ada pengalaman membina dan berinteraksi dengan komunitas. Ada pula pengalaman menggelar kompetisi.
Karena itu, ketika nama H. Mawan Dragon muncul sebagai salah satu kandidat Ketua IMI Pengprov Jambi, yang dibawa bukan hanya sebuah nama dan jabatan. Ada rekam perjalanan panjang di belakangnya.

Kontestasi kepemimpinan di tubuh IMI tentu bukan sekadar persoalan siapa yang paling lama berada di dunia otomotif. Yang lebih penting adalah bagaimana pengalaman tersebut diterjemahkan menjadi program dan kerja nyata. Dan H. Mawan memiliki latar belakang yang cukup lengkap untuk itu. Kombinasi pengalaman tersebut menjadi bekal yang menarik ketika ia kini menawarkan diri untuk memimpin IMI Pengprov Jambi.
Dan setelah 33 tahun mengabdi, mungkin ini waktunya seorang mantan pembalap mengambil posisi di depan. Bukan untuk mengejar garis finis, tetapi untuk membuka jalan bagi generasi berikutnya. Memimpin IMI Jambi, menjadi nahkoda yang akan membawa IMI Jambi menjadi organisasi yang semakin profesional, solid, berprestasi, dan mampu menjawab tantangan perkembangan dunia otomotif di Provinsi Jambi. | BL@CK_DJ




